Edward Hutabarat Himbau Ibu-Ibu Jalan Jangka Perhatikan KIBBLA

Edward Hutabarat Himbau Ibu-Ibu Jalan Jangka Perhatikan KIBBLA
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Pelaksanaan Sosialisasi Perda No. 4 Tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan, Drs. Edward Hutabarat menghimbau warga masyarakat terutama para ibu agar selalu menjaga kesehatan Kesehatan Ibu, Bayi Baru Lahir, Bayi dan Anak (KIBBLA).

“Ibu yang mengandung dan ibu sedang menyusui atau sedang bersalin harus tetap menjaga kesehatan tubuh dan bayinya, agar ketika lahir tidak terkena Stunting. Rajin melakukan pemeriksanaan rutin dan mengkonsumsi makanan bergizibergizi, ” ujarnya.

Selain itu, Politisi dari Partai PDI Perjuangan Kota Medan ini juga menyarankan warga agar tetap menjaga kebersihan lingkungan dan diri serta keluarga.

Menurut legislator asal dapil 1 kota Medan ini, yang disosialisasikan kembali Perda No. 4 Tahun 2012, agar masyarakat mengetahui program yang dibuat oleh Pemerintah Kota (Pemko) Medan.

“Perda ini sudah ada 11 tahun yang lalu dan perlu disampaikan kembali kepada masyarakat bahwa saat ini ada program baru di Kota Medan. Sistem kesehatan di Kota Medan memiliki visi kesehatan, yaitu Medan Sehat Harapan Kita Bersama. Sistem Kesehatan adalah suatu tatanan yang menghimpun berbagai upaya Bangsa Indonesia secara terpadu dan saling mendukung, guna menjamin derajat kesehatan yang setinggi-tingginya sebagai perwujudan kesejahteraan umum seperti dimaksud dalam Pembukaan UUD 1945,”sebut Edward di pelaksanaan Sosperda No. No. 4 Tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan Kota MedanMedan di Jalan Jangka kelurahan Sei Putih Barat Kecamatan Medan Petisah, Sabtu (15/6) sesi pertama di mulai pukul 14.00 Wib.

Selain itu, Edward Hutabarat menyebutkan lagi, Kota Medan sudah memiliki program Universal Health Coverage (UHC) dan sangat membantu masyarakat di Kota Medan, khususnya masyarakat yang tidak mampu saat sakit.

“Program UHC, khusus warga yang berdomisili di Kota Medan, sudah bisa berobat gratis hanya dengan menggunakan KTP Kota Medan yang aktif. Syaratnya harus datang ke puskesmas untuk didaftarkan menjadi peserta program UHC,” bilang Edward Hutabarat.

Ia menambahkan, sekarang berkat upaya-upaya pemerintah Kota Medan dan juga DPRD Kota Medan untuk program UHC sudah mencapai 97%. “Jadi, terealisasilah program ini sebagai masyarakat Kota Medan wajib bangga dan juga bersyukur karena program ini yang dimulai kemarin per 1 Desember 2022, kita tidak perlu khawatir lagi saat berobat meski kita ada penunggakan BPJS Kesehatan.

Pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan, sebut Edward Hutabarat lagi, pemerintah daerah bertanggungjawab terhadap pengelolaan hingga menyediakan SDM kesehatan, sarana, prasarana, obat dan vaksin dalam program penyelenggaraan pelayanan kesehatan dasar termasuk dalam program pengendalian dan pemberantasan penyakit termasuk Covid-19.

Pelaksanaan Sosperda tersebut diakhiri dengan memberikan souvenir, nasi kotak, snack dan berfoto bersama masyarakat yang hadir.(MR/Irwan)

Metro Rakyat News