Gubernur Sumbar Beri Instruksi Langsung: Terima Semua Korban Bencana Galodo Tanpa Terkecuali
METRORAKYAT.COM, BUKITTINGGI – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, memberikan respons cepat terhadap bencana galodo yang melanda Kabupaten Agam pada Sabtu (11/5) malam.
Melalui instruksi langsung, Gubernur Mahyeldi memerintahkan RSUD Dr. Achmad Muchtar Bukittinggi untuk menerima semua korban bencana yang dirujuk tanpa terkecuali.
“Semua korban harus diterima dan diberikan perawatan. Soal biaya, nanti pemerintah daerah akan mencarikan solusi,” kata Gubernur Mahyeldi saat dihubungi via telepon, Minggu (12/5/2024) pagi.
RSUD Dr. Achmad Muchtar Bukittinggi menjadi salah satu rumah sakit rujukan yang relatif dekat dari lokasi bencana di tiga daerah yang terdampak.
Direktur RSUD Dr. Achmad Muchtar Bukittinggi, Busril, menyampaikan data korban yang dirujuk ke RSUD tersebut pada Sabtu malam dan Minggu pagi, antara lain:
Sabtu malam:
Roza (23) dari jorong Galuang
Pendi (30) dari jorong Galuang
Rita Wati (63) dari jorong Galuang
Andi (34) dari simpang Bukik
Zaid Almutaqin (45) dari Kapalo Koto
Dan 22 korban lainnya.
Minggu Pagi:
Marni Bahar (64) dari Kubang Duo Koto Panjang
Maryam Mutiar Akbar (8) dari simp Bukik
Adek Hendra (40) dari Bukik Batabuah
Dan 9 korban lainnya.
“Dari data sementara kita, sebanyak 18 orang meninggal dunia dan 20 orang luka-luka, berkemungkinan akan bertambah, sebab masih ada yang divawa kesini,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan RSUD Dr. Achmad Muchtar Bukittinggi berkomitmen untuk memberikan perawatan terbaik bagi korban bencana galodo tanpa memandang status atau kemampuan finansial mereka.(MR/red)
