Beredar Video Seorang Warga Hadang Satpol PP Saat Sosialisasi Larangan Pedagang ‘Angkringan’ Berjualan diatas Trotoar

Beredar Video Seorang Warga Hadang Satpol PP Saat Sosialisasi Larangan Pedagang ‘Angkringan’ Berjualan diatas Trotoar
Keterangan Foto: Pria bernama Rakes sedang berdebat dengan Kabid Tibum Satpol PP Kota Medan, Wandro Malau terkait larangan berjualan dan penertiban pedagang Angkringan sepanjang Jalan Gatot Subroto Medan, Selasa (30/4) sore. (METRORAKYAT.COM)
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Video berdurasi pendek tersebar di grup-grup WhatsApp dimana terlihat seorang pria ditafsir berusia 50an berjalan menghadang sebuah mobil patroli petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan, yang dipimpim oleh Wandro Malau. Informasi yang diterima media dari salah satu petugas Trantib Kecamatan Medan Petisah, Heri Lubis bahwa kejadian sekitar sore hari usai pelaksanaan MTQ tingkat Kecamatan di Kecamatan Medan Petisah.

” Hari itu,  Selasa (30/4) sore, pihak Satpol PP Kota Medan sedang melalukan sosialisasi kepada para pedang ‘angkringan’ di sepanjang Jalan Gatot Subroto mengarah ke Plaza Care Four agar tidak berjualan lagi menggunakan fasilitas trotoar di sepanjang jalan Gatot Subroto, “kata Heri Lubis yang mengaku selaku pihak trantib Kecamatan hanya bertugas mendampingi Satpol PP Kota Medan, Rabu (1/5).

Heri juga mengatakan pria yang menghadang mobil patroli Satpol PP Medan di Jalan Gatot Subroto bernama Rakes. Namun Heri mengatakan lagi tidak tahu maksud pria tersebut menghadang mobil Satpol PP yang sedang berpatroli melakukan sosialisasi. “Padahal diketahui pria tersebut bukanlah salah satu pedagang ‘Angringan”. Sempat memang sebagian pedagang ketakutan dampak ucapan Rakes yang dianggap melawan petugas Satpol PP Kota Medan berimbas pedagang tidak bisa berjualan. Padahal pedagang saat itu diketahui sudah mempersiapkan dagangan dengan modal seadanya untuk berjualan, “terang Heri.

Sementara, dari video yang banyak beredar tersebut, Pria yang diketahui bernama Rakes berjalan tidak menggunakan baju menghadang mobil patroli sambil berteriak minta keadilan terhadap para pedagang ” Angkringan” yang akan digusur dan tidak diperbolehkan berjualan. “Yang menggaji Wali Kota Bobby adalah rakyat pakai uang rakyat, kalau mau digusur, gusurlah semua termasuk juga pedagang yang berjualan di depan Carefour itu. Jangan hanya pedagang Angkringan. Saat ini semua sudah naik, parkir juga diganggu, rakyat lapar sementara pemerintah tidak bisa berbuat apa apa, kami butuh makan.. Kalian digaji oleh rakyat pakai uang rakyat, “teriak pria tersebut sambil mengatakan jijik sama Bobby (Walikota Medan-red).

Sementara masih dalam video, Wandro Malau petugas Satpol PP Kota Medan yang memimpin patroli mencoba menjelaskan kepada pria tersebut maksud dan tujuan dilakukannya sosialisasi penertiban pedagang angkringan yang berjualan diatas trotoar sesuai Perda yang berlaku.

Meskipun Wandro mencoba menjelaskan bertugas berdasarkan aturan dan Perda, ternyata masih kalah dengan urusan ‘sejengkal perut rakyat’ yang sedang kesulitan ekonomi membutuhi kebutuhan hidup keluarga para pedagang.

Pada tayangan video terlihat juga, pria tersebut terus mengajak Wandro Malau untuk berduel, namun tidak dilayani yang akhirnya menjadi perhatian banyak pengguna jalan yang melintas sore itu dan mengakibatkan kemacetan di lokasi tempat kejadian berlangsung.

Terpisah, Wandro Malau Kabid Penertiban Umum (Tibum) Satpol PP Medan saat dikonfirmasi via WA pribadinya belum menjawab meski sudah terlihat ceklis dua, sampai berita ini ditayangkan. (MR/tim)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Metro Rakyat News