Pembangunan Asrama Maybrat di Jayapura, Kadisdik Kornelius Kambu: Itu Butuh Waktu dan Bertahap, Pemerintah Tidak Mengabaikan
METRORAKYAT.COM, KUMURKEK – Pembangunan asrama mahasiswa/i Maybrat di kota studi Jayapura Papua itu berlanjut, karena tahun anggaran kemarin sudah kita selesaikan sampai cor lantai dua.
Tahun ini Kita siapkan anggaran 2,5 miliar untuk lanjut lantai dua sekalian finishing asrama mahasiswa yang akan ditempati.
“Kita bangun ini bertahap, tidak bisa kita cor lantai langsung di paksakan untuk kasih naik, kita harus biarkan lantai dua yang kita cor itu hujan dan panas kena padat dulu,” ujar Kadisdik Maybrat Kornelius Kambu,S.Sos,M.Si fia WhatsApp kepada media ini.
Bangunan itu harus kuat dan padat dulu, jangan adik-adik Mahasiswa lihat dari satu sisi saja yang maunya pemerintah melakukan sesuatu yang spesifikasi keadaan.
Ini juga berkaitan dengan kemampuan keuangan daerah, dari sisi pekerjaan Pemda Maybrat sudah mendapatkan atensi dari konsultan dan badan pemeriksa keuangan (BPK), Sehingga jangan sampai pekerjaan itu rapuk dan jadi temuan lagi untuk pemeriksaan.
” Pernyataan adik-adik Mahasiswa Maybrat di Jayapura saya berharap jadi fungsi kontrol dan kritik itu wajar saja tetapi harus disertai data kongkrit,” beber-Nya.
Tahun ini sudah ada anggaran dan kemarin baru penyerahan DPA, itu akan kita masukan dalam proses lelang terbuka dan siapa yang menang tender maka dia yang masuk lanjutkan pekerjaan tersebut.
Lanjut Putra Maybrat itu, Untuk pembangunan asrama mahasiswa Maybrat di Manokwari sudah selesai dan tahun ini kita siapkan mobiler karena mahasiswa masuk ke dalam harus ada tempat tidur, kasur, meja belajar, dan peralatan dapur, jadi jangan karena sudah kiat-kiat politik alasan bermain isu.
“Bagi saya isu itu tidak kuat, dan pernyataan itu akhirnya dimanfaatkan oleh pihak-pihak lain. Urus pendidikan itu bukan hanya satu sisi tetapi semua hal harus kita urus,” tegas Kornelius Kambu.
Dulu boleh kita urus SMA, SMP, SD dan Paud saja, tetapi sekarang kita sudah urus perguruan, sehingga kita urus semuanya yaitu bagi mana pendidikan advokasi untuk anak-anak Papua yang sekolah pailot, kedokteran, kedinasan yang lain, dan bukan hanya asrama mahasiswa Jayapura saja yang kita urus tetapi pemondokan di tujuh kota studi lain juga di urus. Ada juga biaya studi akhir untuk mahasiswa Maybrat di seluruh Indonesia.
Anggaran sudah ada mohon bersabar, administrasi ini dibenahi lalu kita melihat orang yang baik untuk masuk kerja. Jangan karena saking panas globalisasi politik sehingga orang bermain isu.
Silahkan saja, peran mahasiswa itu penting tetapi apa yang saya sampaikan itu resmi, kita rencana bulan mei Bupati resmikan asrama di Manokwari.
Asrama Jayapura harus di selesaikan oleh PJ.Bupati, nyatanya beliau sudah menyetujui anggaran 2,5 miliar untuk segera di selesaikan.
Ada juga untuk Mahasiswa di Sorong tahun ini juga pengadaan tanah dan segera di bangun, mana lagi yang pemerintah tidak urus.(MR/DEWA)
