Pj Gubernur Resmikan Alun Alun Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah Kota Tanjungbalai
METRORAKYAT.COM, TANJUNGBALAI – Pejabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara Hassanudin beserta rombongan ke Tanjungbalai dilapangan pasir pada, Rabu (21/2/24),dalam rangka peresmian alun alun Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah.
Walikota Tanjungbalai H.Waris Tholib,S.A.g.MM mengatakan, atas nama Pemerintah Kota Tanjung Balai masyarakat dan kehadiran beserta jajaran Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara yang begitu ramai hadir dalam menyaksikan peresmian alun-alun Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah.
Dikatakannya, dulunya ini pak Gubernur namanya lapangan pasir waktu di zaman kesultanan dan di sisi kiri Ini dulu pernah berdiri istana satu istana 2 dan istana 3 tetapi sekarang sudah rata dengan tanah dan replikanya kemarin kita Mohon ke pemerintah Provinsi Sumatera Utara Alhamdulillah sudah selesai replika istana dan kemudian Tugu keras artinya Kota Tanjung Balai ini terkenal dengan kota korang bahasa Tanjung balainya.
Kota korang dalam sebutan orang ada tugunya itu juga bantuan dari provinsi Sumatera Utara Gubernur dan di pintu masuk KM 7 juga ada icon kota kerang yang ini adalah menjadi salah satu ikon Kota Tanjung Balai.
Kemudian Tanjung Balai khususnya forum Kesultanan Asahan yang hadir bersama keluarga besar Kesultanan Asahan kami ucapkan terima kasih lapangan ini sudah dapat dipergunakan Pemerintah dan juga masyarakat dalam kegiatan yang lebih banyak pak Gubernur, kegiatan di alun-alun ini adalah pertumbuhan ekonomi melalui UMKM maka kami berharap Bapak Gubernur Pemerintah Kota Tanjung Balai masyarakat kota Tanjung Balai butuh satu lagi Lapangan Merdeka.
Selanjutnya kebutuhan paling tidak lebih kurang 5 hektar yang nanti juga kami berharap ada bantuan dari Bapak Gubernur agar alun-alun ini semata-mata untuk pertumbuhan ekonomi dan UMKM karena ini menjadi pusat Kota dan kebanggaan Kota Tanjung Balai.
Kepada Bapak ibu saudara kami sekalian yang hadir pada kesempatan ini lanjutnya, mungkin tidak dapat kami sebut yang satu persatu ada Ketua MUI, Kemenag FKUB dan tokoh masyarakat tokoh agama Pemuda KNPI dan ormas serta OKP.
Hadir para OPD Camat Lurah dan kepala lingkungan seluruh yang hadir diberkahi diramati Tuhan yang maha kuasa, saya mohon maaf ini pak Gubernur karena Bapak Gubernur harus segera pulang ke Medan dan akan menuju Jakarta jadi secara singkat tidak kami sebutkan lagi profil Kota Tanjung Balai tetapi kami berharap Bapak Gubernur sudah meninjau pelabuhan internasional Kota Tanjung Balai yang juga menjadi kebanggaan dan kebutuhan masyarakat Tanjung Balai dan ini adalah pintu masuk dari luar negeri untuk menuju Kualanamu dan Kota Medan.
Maka kami berharap pak Gubernur kiranya pelabuhan internasional itu segera dapat diresmikan Bapak Gubernur mungkin bersama Pak menteri atau bahkan bapak Presiden Republik Indonesia
Lebih lanjut, alun-alun ini untuk anggaran APBD Provinsi Sumatera Utara yang kami ketahui dibangun yang pertama tadi replika istana Indra sakti Kemudian yang kedua tugu kerang yang ketiga, atau tempat pertumbuhan ekonomi UMKM nanti ada di sisi belakang tempat duduk kita ini inilah yang diberikan dan ucapan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang sudah membantu Kota Tanjung Balai.
H.Waris Tholib mengharapkan, Tanjung Balai ini pak Gubernur yang dulunya kota, tetapi mohon maaf pak Gubernur kami masyarakat Tanjung Balai tidak ada pembangunan pondok pesantren untuk mengganti kader-kader Ulama di Kota Tanjung Balai maka kurun waktu 2 tahun ini kami mengajak masyarakat untuk pembangunan pondok pesantren tapi jujur saja belum ada yang baru mulai dan baru peletakan batu pertama tapi juga berharap pak Gubernur karena masyarakat Tanjung Balai mencanangkan Kota Ini Kota beriman Kota santri dan Kota satu rumah satu penghafal Alquran.
Oleh karenanya sebut Walikota dengan tujuan mengembalikan Kota ini menjadi Kota ulama dan sekaligus sinergikan dengan visi misi Kota Tanjung Balai bersih berprestasi religius Sejahtera indah dan harmonis Harapan ini karena kami tidak punya Pendapatan asli daerah yang mumpuni dan APBD yang sangat kecil.
Tambah Waris, kami juga berharap dengan Bapak Gubernur kiranya lima Kecamatan yang ada di sisi Kota Tanjung Balai yang milik Kabupaten Asahan bisa dimekarkan untuk menjadi milik Kota Tanjung Balai tepuk tangan dulu buat kita artinya jika masuk Kecamatan Lima Kecamatan Asahan ini ke Kota Tanjung Balai maka kami akan mendapatkan laut software dari pendapatan para nelayan dari laut yang kedua Kecamatan Simpang Empat kami dapat Jalan Lintas Sumatera Utara persisnya di Simpang kawat namanya yang ketiga ada tiga kecamatan di sungai kepayang bisa mendapat PAD dari kebun atau sawah itulah yang bisa membantu PAD Kota Tanjung Balai.
Insya Allah Pak Gubernur mendahului proposal permohonan itu sudah siap dan kami akan antarkan nanti kepada Bapak Gubernur ke DPR RI dan Mendagri yang mudah-mudahan wilayah kesatuan keamanan kemarin sudah kita ajukan dengan Pak Kapolres bahwa wilayah yang 5 Kecamatan ini masuk ke wilayah keamanan Kota Tanjung Balai.
Maka.kata Waris, mudah-mudahan ini menjadi doa bagi kita semua masyarakat Tanjung Balai yang mudah-mudahan doa kami semua Tanjung Balai ini akan lebih baik di masyarakat datang demikian kami sampaikan terima kasih.
Sementara Bimbingan dan arahan Pj Gubernur Hassanudin mengatakan.kita mempunyai konsep membangun desa dan Kelurahan menata Kota Nah ini salah satunya penerapan dari program tersebut adalah melalui penyediaan ruang publik yang berbentuk alun-alun yang tentunya diharapkan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat dengan aman dan nyaman seiring laju pertumbuhan penduduk tidak menyadari populasi kita mungkin bertambah bisa di Kota Tanjung Balai sudah menyampaikan dengan usia yang sudah 403 tahun saya yakin sudah cukup tua lama dan sejarahnya,” ucap Pj Gubernur. (MR/Uda).
