Terkait Pernyataan Kepsek SMKN 1 Pematangsiantar Sebut Wakahumas KPA Dana BOS, Ini Tanggapan Kacabdisdik Sumut Wilayah VI Siantar Simalungun

Terkait Pernyataan Kepsek SMKN 1 Pematangsiantar Sebut Wakahumas KPA Dana BOS, Ini Tanggapan Kacabdisdik Sumut Wilayah VI Siantar Simalungun
Bagikan

METRORAKYAT.COM, PEMATANG SIANTAR – Terkait pernyataan kepala sekolah SMKN 1 Pematangsiantar yang menyebut wakahumas sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) atau penanggungjawab Dana BOS di sekolah tersebut mendapat tanggapan dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Sumut Wilayah VI Siantar Simalungun dan Kasi SMK.

Drs. Zuhri Bintang, MAP selaku Kacabdisdik Sumut Wilayah VI Siantar Simalungun didampingi Kasi SMK Robinson Sitanggang, Jumat (26/01/2024) yang ditemui di ruangan kantornya menanggapi apa yang disebut oleh Beslon Samosir adalah keliru atau tidak tepat.

Zuhri menjelaskan, kuasa pengguna anggaran (KPA) atau penanggungjawab Dana BOS adalah kepala sekolah bersama bendahara. Sebab dana BOS tersebut langsung masuk ke rekening sekolah,” jelasnya.

Lanjut Kacabdis, namun dalam mengelolah Dana BOS tersebut kepala sekolah dibantu oleh wakil kepala sekolah atau lazim disebut wakahumas. Dan wakahumas ini ada lagi bidang bidangnya, seperti wakahumas bidang kurikulum, wakahumas bidang kesiswaan, wakahumas bidang sarana dan prasarana (sarpras) dan beberapa wakahumas bidang lainnya. “Nanti wakahumas inilah yang menyusun anggaran untuk masing masing kegiatan atau bidang bidangnya dan itu nanti disampaikan atau dilaporkan kepada kepala sekolah,” tambahnya.

“Tapi untuk laporan pertanggungjawaban ke pusat itu adalah wewenang kepala sekolah”, tambahnya.

Senada dengan yang disampaikan Zuhri Bintang, Kasi SMK Robinson Sitanggang juga menjelaskan hal yang sama. Beliau mendukung pernyataan Kacabdis bahwa KPA Dana BOS adalah kepala sekolah atau kepala satuan pendidikan. Bukan Wakahumas.

Di akhir tanggapannya, Zuhri menyampaikan akan memanggil kepsek yang bersangkutan ke kantor cabang dinas.
“Ya nanti kita akan panggil kepsek SMKN 1 Pematangsiantar untuk dimintai klarifikasi. Dan saya berharap hal seperti ini tidak terulang dan segera bisa diselesaikan,” tutupnya. (MR/Tim/Red)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.