Kadinkes  Inhu Ingatkan Masyarakat Waspadai Penyakit Akibat Curah Hujan Tinggi

Kadinkes  Inhu Ingatkan Masyarakat Waspadai Penyakit Akibat Curah Hujan Tinggi
Bagikan

METRORAKYAT.COM, INDRAGIRI HULU – Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri ( Inhu ) melalui Dinas Kesehatan menghimbau seluruh masyarakat Inhu untuk lebih tanggap terhadap pengendalian penyakit menular yang saat ini memasuki curah hujan tinggi.

“Kebetulan saat ini sudah masuk musim penghujan dan perubahan Iklim ekstrim yang menyebabkan banjir di berbagai Desa dan Kecamatan Inhu yang menimbulkan penyakit menular dan berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa ( KLB ),”katanya.

Dia juga mengingatkan kepada seluruh  masyarakat agar dapat melakukan upaya kewaspadaan peningkatakan penyakit menular akibat musiman ini, biasanya kalau sudah musim penghujan  sudah mulai naik apalagi diujung tahun 2023 ini” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhu, Elis Julinarti, DCN, M.Kes Rabu (27/12/2023) sore.

Dikatakannya, penyakit yang timbul akibat curah hujan tinggi dan perubahan iklim ekstrim adalah berupa penyakit Demam Berdarah Dengue ( DBD)  yang disebabkan  oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti, dan  penyakit Deari, Ispa dan penyakit kulit katanya.

Lebih jauh di katakanya, upaya untuk mengantisipasi penyakit ini,  agar seluruh masyarakat turut aktif  dengan cara memperkuat gerakan satu rumah satu Juru pemantau Jentik (Jumantik), meningkatkan upaya pergerakan warga dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan melakukan menguras, menutup dan memanfaatkan atau mendaur (3M), dan plus mencegah gigitan nyamuk dengan penggunaan cairan anti nyamuk oles atau jenis lainnya,”

Kemudian seluruh masyarakat dapat proaktif untuk dapat meningkatkan pemantauan dan antisipasi layanan infeksi penyakit menular dampak pasca banjir dan perubahan iklim. Masyarakat Inhu  dapat melakukannya dengan berkunjung ke pusat pelayanan kesehatan terdekat apabila terdapat tanda dan gejala penyakit yang dirasakan.

Dinkes Inhu juga terus berupaya dalam edukasi ini karena seluruh kepala Puskesmas UPTD Puskesmas se Kabupaten Inhu sudah disurati agar meningkatkan kesiapsiagaan dengan melakukan koordinasi dengan pihak terkait apabila terdapat potensi krisis kesehatan.

“Menyiapkan seluruh potensi dan fasilitas pelayanan kesehatan terutama di daerah rawan terdampak, melakukan promosi kesehatan, meyiapkan logistik kesehatan, dan posko kesehatan serta menyiapkan obat obatan dalam pelaksanaan penanganan penyakit menular akibat dampak banjir dan perubahan iklim tersebut,”ungkap Elis.(MR/Ob)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.