Masyarakat Senang, Jembatan Gantung Akan Dibangun di Desa Gempolsewu
METRORAKYAT.COM,KENDAL – Desa Gempolsewu Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal segera memiliki jembatan gantung, penghubung Kalikuto.Masyarakat merasa senang karena akses kegiatan setiap hari penyeberangan melalui perahu nantinya akan mudah dilewati.
Peletakan batu pertama pembangunan jembatan gantung ini sudah dimulai Kamis (5/10/2023).
Selama ini, karena belum ada jembatan, untuk akses penghubung warga yang terpisah oleh sungai harus menggunakan perahu penyeberangan.Perahu yang ada hanya bisa membawa sepeda motor, sedangkan kendaraan roda empat harus memutar sejauh 10 kilometer.
Kepala Satker Jalan Nasional Wilayah 3 Jawa Tengah dan DIY, Yanuar Dwi Putra selalu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pembangunan jembatan ini mengatakan, jembatan yang akan dibangun sepanjang 80 meter, dengan lebar 1,8 meter. Peruntukannya khusus pejalan kaki dan kendaraan roda, namun boleh dilewati mobil ambulans jika kondisi darurat.
“Jembatan gantung nanti kekuatannya full power, sehingga bisa dilewati mobil, tapi khusus mobil ambulans ketika kondisi darurat aja,” katanya.
Yanuar mengatakan, anggaran pembangunan jembatan sebesar Rp 3,9 miliar berasal dari APBN melalui Kementerian PUPR. Pembangunannya ditarget selesai sampai akhir Desember mendatang.
“Memang waktunya mendesak, maka mohon dukungan penuh masyarakat,” tandasnya.
Yanuar mengatakan, keberadaan jembatan gantung ini akan mempercepat seratus kali akses warga, karena tidak harus memutar jalan sejauh 10 kilometer. Keberadaan jembatan gantung ini juga bisa menjadi eco wisata, yang di sekitarnya bisa dibangun ruko dan rumah makan, sehingga akan membuka pusat perekonomian baru. “Tinggi jembatan dengan air banjir 5,36 meter, sehingga aman dilewati perahu,” katanya.
Sementara Bupati Kendal Dico M Ganinduto meminta kepada seluruh masyarakat untuk menjaga bersama jembatan gantung yang sudah dibangun nanti. Harapnya agar bisa terus memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.
“Saya sangat mendukung untuk mewujudkan eco wisata, supaya bisa dimanfaatkan secara maksimal,” katanya.
Kades Gempolsewu, Carmadi mengatakan, pembangunan jembatan gantung ini merupakan program impian yang sangat ditunggu masyarakat sekitar. Pasalnya ada lima dukuh yang berada di sebelah barat sungai, selama ini harus membayar perahu untuk menyeberang sungai.
“Adanya jembatan gantung nanti, banyak memfasilitasi warga dan mempercepat peningkatan ekonomi masyarakat sekitar,” pungkasnya. (MR/Siva Zou)


