Rutan Rengat Sukses Panen Sayur Selada Hasil Budidaya Warga Binaan

Rutan Rengat Sukses Panen Sayur Selada Hasil Budidaya Warga Binaan
Bagikan

METRORAKYAT.COM, INDRAGIRI HULU –  Rumah tahanan ( Rutan ) Kelas II B Rengat Kabupaten Indragiri Hulu ( Inhu ) berhasil memanen sayur hidropinik jenis selada yang dilakukan pembinaan selama ini.

Panen sayuran hidroponik jenis sayur selada tersebut, diikuti  Kepala Rutan Negara, Julius Barus, S.E., M.H, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Wan Rezwanda, Kepala Kasubsi Pelayanan Tahanan, Nepri Mutasni, S.E bersama dengan Staf dan  warga binaan.

Kepala Rutan Rengat Inhu, Julius Barus Jumat, (25/8/2023) kemarin mengatakan, program ini bertujuan untuk memberikan pendidikan  dan keterampilan kepada para warga binaan permasyarakatan sehingga mereka dapat memperoleh penghidupan yang layak setelah mereka menjalani masa tahanan.

Dalam program ini juga, warga binaan Rutan Kelas II B Rengat diberikan pelatihan budidaya sayuran dan sarana serta perlengkapan yang dibutuhkan  salah satu hasil budidaya yang berhasil sayur selada yang dipanen dalam jumlah yang cukup lumayan.

Pembinaan budidaya sayuran hidroponik kepada warga binaan telah berlangsung selama satu tahun terkahir di Rutan Kelas IIB Rengat. Ini bukan merupakan panen sayuran hidroponik yang pertama kalinya. Sebelumnya Rutan Rengat sudah melakukan panen sayur pakcoi dan sawi.

Karena menurutnya bahwa program ini memberikan  dampak positif bagi para warga binaan, selain mendapat keterampilan baru, program ini juga membantu meningkatkan  kepercayaan diri dan memberikan  rasa memiliki terhadap lingkungan tempat mereka tinggal.

Disaat mereka melihat hasil dari budidaya yang mereka lakukan, mereka merasa senang dan bangga dengan diri sendiri, selain itu juga mereka juga lebih memperhatikan lingkungan sekitar dan menjaga kelestariannya untuk dapat memanen hasil pertanian yang lebih baik.

“Hasil panen dari kegiatan pembinaan ini dijual kepada masyarakat di sekitar lingkungan Rutan Kelas IIB Rengat. Masyarakat menyambut hal ini dengan positif. Karena sayur hidroponik memiliki karakteristik khusus dan memiliki nilai gizi yang lebih baik dibandingkan sayur organik,” kata Julius Barus.

Beliau berharap, hasil positif ini dapat dipertahankan dan jika memungkinkan untuk terus ditingkatkan. Karena pembinaan seperti ini akan menjadi bekal bagi warga binaan ketika ia kembali kepada masyarakat.

“Diharapkan juga kepada  warga binaan Rutan Rengat tetap antusias dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan pembinaan, terutama kegiatan pembinaan seperti budidaya hidroponik. Karena semua ini demi kebaikan dan akan menjadi bekal ketika mereka kembali kepada masyarakat”, ungkap Karutan ( MR/Ob )

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.