BPS Sumut, Ada 4 Faktor Pengaruhi Kemiskinan

BPS Sumut, Ada 4 Faktor Pengaruhi Kemiskinan
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Nurul Hasanudin menyampaika, bahwa ada 4 (empat) faktor yang diduga dapat berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di Sumut pada periode September 2022-Maret 2023. Faktor tersebut antara lain:

1. Perekonomian triwulan I/2023 yang tumbuh sebesar 4,87 persen (y-on-y) walaupun tidak setinggi triwulan III /2022 sebesar 4,97 persen (y on  y)

2. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Februari 2023 sebesar 5,24 persen atau turun sebesar 0,17 persen poin dibandingkan Agustus 2022 (6,16 persen).

Dimana pada TPT perkotaan mengalami penurunan sebesar 8,67 persen Agustus 2022 menjadi 6,78 persen pada Februari 2023. Kemudian TPT perdesaan meningkat dari 3,11 persen pada Agustus 2022 menjadi 3,44 persen pada Februari 2023.

3. Membaiknya kondisi ketenagakerjaan yang juga tercermin dari peningkatan proporsi pekerja formal. Tren pekerja formal meningkat dari 40,93 persen  menjadi 42,38 persen pada Februari 2023.

Jika dilihat berdasarkan wilayah, pekerja formal perkotaan meningkat 46,25 persen pada Agustus 2022 menjadi 54,42 persen pada Februari 2023.

Sementara pekerja formal di perdesaan mengalami penurunan sebesar 32,94 persen pada Agustus 2022 menjadi 28,88 persen pada Februari 2023, dan yang terakhir adalah Nilai Tukar Petani (NTP) secara umum meningkat di Maret 2023 yakni sebesar 127,40.

NTP tertinggi dari Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar 165,25. Akan terapi pada NTP di Sub Sektor Hortikultura sebesar 86,67 (turun sebesar 3,33 persen) dibanding Februari 2023 .

“Hal ini mengindikasikan bahwa daya beli petani di perdesaan sedikit mengalami penurunan,”imbuhnya. (MR/156)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.