Polres Tanjung Balai Berhasil Ungkap 2 Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang
METRORAKYAT.COM, TANJUNGBALAI – SATGAS TPPO Polres Tanjungbalai Sepekan ungkap 2 Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan mengamankan empat orang tersangka atas kasus tindak pidana Perdagangan Orang (TPPO) tiga orang ditangkap pada hari Rabu (07/06/2023) di Jalan. Tomat Kel. Pantai Johor kec. Datuk bandar kota tanjung balai. Tepat nya di dalam rumah kontrakan dan satu orang ditangkap pada hari Selasa (13/06/2023) di Dusun I Desa Sei Jawi-jawi Kec. Sei Kepayang Barat Kab. Asahan tepatnya disebuah rumah tersangka.
“Adapun inisial keempat orang tersangka yaitu : 1. N D Alias AMEL (33) warga Dusun XIII desa lubuk palas kec. Silau laut kan. Asahan, 2. A S S Alias YUNI (35) warga Dusun V Gang. Nangka desa pekan bandar khalipah kec. Bandar Khalifah kab. Serdang Bedaga
3.Y Alias NINGSIH (44) warga Dusun 18 Kloni 3 Desa bulu cina kec. Hamparan perak kab. Deli Serdang. 4. M Alias RIKA (39) warga Dusun Desa Sei Jawi-jawi Kec. Sei Kepayang Barat Kab. Asahan.
Kapolres Tanjungbalai AKBP. Ahmad Yusuf Afandi SIK MM selaku penanggung jawab SATGAS TPPO saat dikonfirmasi mengatakan kronologis kejadian ketiga orang tersangka “Pada hari Selasa tanggal 06 juni 2023 sekira pukul 21:00 wib, Tim Satgas TPPO mendapat informasi dari masyarakat yang dapat dipercaya bahwa adanya dugaan tindak pidana “Orang perorangan yang dengan sengaja melaksanakan penempatan pekerja migran Indonesia yang tidak memenuhi persyaratan” didalam rumah kontrakan yang terletak Di jln. Tomat Kel. Pantai Johor kec. Datuk bandar kota tanjung balai.
“Maka Tim Satgas TPPO menindak lanjuti informasi tersebut dengan cara melakukan pemantauan di sekitar ruas jalan tomat tersebut, kemudian pada hari Rabu tanggal 07 Juni 2023 sekira pukul 07:00 wib dan berhasil mengamankan 3 orang terlapor beserta 6 orang calon pekerja migran Indonesia (CPMI) apa tujuan nya berada dirumah kontrakan tersebut dan dijelaskan untuk berangkat ke malaysia dan bekerja di malaysia, kemudian pelapor beserta rekannya membawa 3 orang terlapor beserta 6 orang calon pekerja migran Indonesia (CPMI) ke polres tanjung balai untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Berdasarkan informasi dari masyarakat tsbt Pada hari Selasa tanggal 06 juni 2023 di lakukan penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana “Orang perorangan yang dengan sengaja melaksanakan penempatan pekerja migran Indonesia yang tidak memenuhi persyaratan” didalam rumah kontrakan yang terletak Di jln. Tomat Kel. Pantai Johor kec. Datuk bandar kota tanjung balai.
“Kemudian pada hari Rabu tanggal 07 Juni 2023 sekira pukul 07 :00 wib tim Satgas TPPO ke TKP yang di pimpin oleh Kasat Reskrim AKP ERI PRASETIYO,S.H Selaku KASATGAS LIDIK SIDIK dan berhasil mengamankan para calon pekerja migran Indonesia (CPMI) berikut para terlapor / tersangka, Selanjutnya para terlapor / tsk dilakukan pemeriksaan dimana :
1. Terlapor a.n NURKAMALIA DALIMUNTHE Alias AMEL mendapat uang sebesar Rp. 6 JT dari 2 CPMI Jateng , Rp. 6,4 JT dari 2 CPMI tebing, Rp. 2,6 JT dari 1 CPMI bandar Khalifah, Rp 5,4 JT dari 1 CPMI Dolok Masihol. Sehingga total Rp. 20.400.000,-
2. Terlapor atas nama AGUSTINA SRIWAHYUNINGSIH SARAGIH Alias YUNI mendapat uang sebesar Rp. 5,6 JT dari 2 CPMI tebing. 3. Terlapor YUNINGSIH Alias NINGSIH mendapat uang sebesar Rp.700 ribu dari 1 CPMI Dolok Masihol. “Ucap Kapolres Selaku Pengggung Jawab Satgas TPPO
Ianya melanjutkan, “Sementara itu kronologis terkait satu orang lagi yang diamankan oleh SATGAS TPPO, “Pada hari Selasa tanggal 13 Juni 2023 sekira pukul 23:00 wib, Tim Satgas TPPO mendapat informasi dari masyarakat yang dapat dipercaya bahwa adanya dugaan tindak pidana “Orang perorangan yang dengan sengaja melaksanakan penempatan pekerja migran Indonesia yang tidak memenuhi persyaratan” didalam sebuah rumah terletak Di Dusun Desa Sei Jawi-jawi Kec. Sei Kepayang Barat Kab. Asahan.
“Informasi tersebut langsung ditindak lanjuti dengan cara melakukan pemantauan di sekitar dusun tersebut, Tim mendapat Informasi bahwa jumlah Calon Pekerja Migran (CPMI) sebanyak 6 (enam) orang.(MR/Ade)

