Gelar Kegiatan Sambung Rasa, BPJS Kesehatan Lhokseumawe Permudah Layanan Pasien Thalassemia
METRORAKYAT.COM, LHOKSEUMAWE – BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe menggelar kegiatan Sambung Rasa bersama peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada Senin (05/06). Kegiatan yang dihadiri oleh komunitas serta para penderita Talasemia yang ada di wilayah Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara ini juga turut melibatkan praktisi medis di bidangnya.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe melalui Kepala Bagian Pelayanan Peserta, Muhammad Taufik mengatakan bahwa kegiatan serentak yang dilaksanakan secara nasional ini bertujuan untuk menyapa dan membangun keakraban dengan para peserta Program JKN, khususnya peserta yang rutin memanfaatkan jaminan kesehatan yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan ini.
Disamping untuk menjalin keakraban dengan para penderita Talasemia, kegiatan dimaksud juga dimanfaatkan BPJS Kesehatan untuk menyampaikan beberapa updating dan simplifikasi ketentuan-ketentuan pelaksanaan jaminan kesehatan.
“Saat ini masyarakat yang perlu pelayanan kesehatan tidak lagi dimintai fotokopi dokumen-dokumen seperti KTP (Kartu Tanda Penduduk), KK (Kartu Keluarga) maupun KIS (Kartu Indonesia Sehat), verifikasi kepesertaan JKN pasien di fasilitas kesehatan cukup dilakukan oleh klinik atau rumah sakit dengan mengecek NIK (Nomor Induk Kependudukan) saja, tidak usah lagi menyediakan fotokopi berkas,” ujar Taufik dalam sambutannya.
Taufik menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan BPJS Kesehatan untuk pengingkatan kualitas dan menjamin kemudahan akses layanan kesehatan, khususnya bagi para penderita Talasemia.
“Masyarakat peserta JKN khususnya pasien Talasemia yang memang sangat membutuhkan pelayanan kesehatan bisa langsung datang ke fasilitas kesehatan terdekat, puskesmas atau klinik untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan, apalagi kalau pasien dengan Talasemia kondisinya sangat lemah atau dalam keadaan gawat darurat lain juga bisa langsung ke IGD rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan segera,” jelas Taufik.
Dari segi praktisi medis, dr. Elly Kusmayati, Sp. A. dalam paparan materinya disampaikan bahwa saat ini pelayanan kesehatan dan pengobatan yang berkaitan dengan Talasemia sudah masuk menjadi salah satu manfaat yang dijamin dalam JKN. dr. Elly pun kemudian menjelaskan bahwa penyakit genetik ini hanya dapat dicegah dengan melakukan pemeriksaan atau skrining awal bagi para pasangan yang hendak berkeluarga.
“Kalau berobat semua biayanya bisa ditanggung JKN, namun memang untuk skriningnya saat ini belum diakomodir, tapi kami sangat berharap dan mengimbau bagi kita yang memiliki riwayat keluarga atau keturunan Talasemia, sebelum berkeluarga ada baiknya melakukan skiring terlebih dahulu untuk memeriksa apakah kemudian memiliki resiko menurunkan atau pembawa kelainan genetik ini, supaya bisa kita cegah,” jelas dr. Elly.
Talasemia merupakan penyakit kelainan darah yang terjadi akibat kelainan genetik yang diturunkan dari orang tua meskipun orang tua tersebut tidak mengalami gejala. Talasemia ditandai dengan adanya sel darah merah yang abnormal.
Karena merupakan penyakit yang diakibatkan oleh kelainan genetik, maka Talasemia sudah dapat terdeteksi sejak dini yang pada umumnya dapat langsung terlihat pada 2 tahun pertama kehidupan. Permasalahan awal penderita Talasemia adalah munculnya gejala anemia yang kemudian menyebabkan timbulnya keluhan mudah lelah dan lemas, mudah mengantuk, hingga sesak napas sehingga pada anak-anak akan sangat mempengaruhi tumbuh kembangnya.
Dengan kondisi tubuh yang demikian, maka para penderita Talasemia, khususnya yang masih berusia anak-anak sangat rentan mengalami masalah kesehatan dengan skala ringan bahkan berat hingga memerlukan terapi transfusi darah bahkan rawat inap. Maka saat itulah JKN hadir memudahkan akses layanan kesehatan dan membantu menangani resiko biaya pengobatannya.
Salah satu perwakilan komunitas Perhimpunan Orangtua Penderita Thalassemia Indonesia (POPTI) wilayah Lhokseumawe dan Aceh Utara, Anwar Harun menyampaikan apresiasinya kepada BPJS Kesehatan yang telah memberikan perhatian kepada para penderita Talasemia melalui kegiatan Sambung Rasa Peserta Program JKN.
“Kami selaku penerima manfaat sangat berterima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah membangun kekeluargaan dan komunikasi yang baik, karena kami semua ini sungguh sangat bergantung pada JKN untuk melakukan pengobatan-pengobatan untuk kondisi kesehatan kami,” tutur Anwar.(MR/red)
