Akses Jalan Menuju PT. Inecda Plantations di Portal, Ini Tuntutan Desa Tani Makmur
METRORAKYAT.COM, INHU – Pemerintah desa bersama Karang taruna desa Tani Makmur kecamatan Rengat Barat kabupaten Indragiri hulu Riau Jumat pagi tanggal 23/6/2023 melakukan aksi tutup jalan menuju arah masuk perusahaan perkebunan kelapa sawit PT.Inecda Plantations.
Aksi penutupan atau pembatasan mobilitas pengunaan jalan hanya bisa di lewati roda 6 saja namun untuk roda 10 ke atas tidak dapat melintas dan terpaksa harus terhenti di tengah jalan . Alasan pemerintah desa tani makmur dan karang taruna menutup akses jalan meminta agar perusahaan PT.IP menerima permohonan perpanjangan kerjasama antara Badan Usaha Milik Desa Bumdes tentang angkutan Tandan Buah Segar TBS yang selama berjalan baik baik saja namun ketika perpanjang kontrak kembali perusahaan melakukan penawaran murah , inilah yang menjadi pemicu aksi tutup jalan.
Bukan tanpa alasan pemerintah desa tani makmur membuat portal karena perusahaan PT.IP mencoba menawarkan kembali kerjasama angkut TBS yang selama ini berjalan dengan 3 Bumdes ingin melakukan kontrak kerjasama kembali namun menurunkan harga dari Rp 56.500/ton menjadi Rp 55.000/ton , tentu hal ini membuat beberapa Bumdes seperti Bumdes desa Titian resak , Bumdes Desa Petala bumi dan Bumdes Tani makmur menolak penawaran yang di berikan perusahaan PT IP . Alasan Bumdes dan pemerintah desa karena di anggap sudah tidak layak dengan harga yang di tawarkan dimana harga solar dan harga bahan pokok dan yang lainnya untuk perbaikan mobil jika rusak saja sekarang tinggi, jelas Rahmadi.
Kades Tani Makmur M.Sulistiyono dan ketua karang taruna desa tani makmur Rahmadi saat di temui menyampaikan penolakan harga yang di tawarkan perusahaan dan kita sudah melayangkan surat ke perusahaan PT.IP menolak tawaran , untuk aksi kita lakukan penutupan pembatasan mobilitas akses jalan sementara menuju perusahaan sampai tuntutan kita di setujui .
Dari pantauan wartawan ternyata aksi yang di lakukan pemerintah desa tani makmur , perusahaan PT.IP akhirnya menemui kades dan ketua karang taruna dan berembuk dan menghasilkan kesepakatan bahwa perusahaan PT siap melanjutkan kerja sama kembali memperpanjang kontrak selama 6 bulan dan harga tetap dengan harga angkut TBS Rp 56.500/ton kesepakan ini di hadiri langsung General manajer Khamdi , humas Joko Dwiyono , HRD Martua Sitanggang , CSR arindra dan setelah kesepakatan ini di setujui akses jalan kembali dibuka. (MR/Kusjul).
