FSBDSI Mabar: Upah Murah, Bentuk Penghinaan Terhadap Derajat Buruh Di Kab. Mabar

FSBDSI Mabar: Upah Murah, Bentuk Penghinaan Terhadap Derajat Buruh Di Kab. Mabar
Bagikan

METR RAKYAT.COM, MABAR, NTT – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Federasi Serikat Buruh Demokrasi Seluruh Indonesia (DPC FSBDSI Kabupaten Manggarai Barat), Rafael Taher., S.Ip sampaikan dalam memperingati hari buruh 1 Mei 2023 (May Day) Internasional menandakan begitu pentingnya peran buruh bagi bangsa kita khususnya kaum buruh di wilayah Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Senin, (01/05/2023)

Menurut Rafael, Buruh merupakan aset terbesar bagi bangsa Indonesia dan Manggarai Barat Khusunya. Memperingati hari buruh adalah sebuah momentum dimana kita memberi penghormatan atas karya para pekerja yang menggerakkan ekonomi dalam dunia usaha.

“Hari buruh dapat dijadikan sebagai momentum untuk membangun kembali dunia ketenagakerjaan yang harmonis antara buruh, pengusaha dan pemerintah”tegasnya

Selain itu kata Rafael, untuk mengatasi permasalahan dan gejolak ketenagakerjaan yang dihadapi diera saat ini seperti dalam sejarah perjuangan Indonesia dan dunia tergerak oleh revolusi Industri dan revolusi buruh di perancis, di Inggris dan Indonesia. Didalam rovolusi tersebut buruh menuntut penghapusan perbudakan, kenaikan Upah para Pekerja, Jaminan kesehatan dan keselamatan buruh atau pekerja, undang2 Buruh dan lembaga2 penjamin Hak2 buruh didunia.

Berangkat dari sejarah perjuangan buruh tersebut, dunia membentuk ILO atau International Labour Organisation ( organisasi buruh di dunia) Yang bertugas melindungi hak-hak buruh, memunculkan partai Politik terbesar di Negeri Inggris dan Prancis ( partai Buruh) yang semuanya bertugas membela buruh dari bentuk penindasan para oligarki dan kapitalist.

sementara itu, di Negara Perancis Sendiri terjadi pemberontakan buruh, yakni menuntut penghapusan UPAH MURAH, Menuntut kesetaraan pemberlakuan antara buruh dan majikan. Umumnya semboyan prancis tersebut adalah ” Persaudaraan, persamaan dan kebebasan ( LIBERTE, EGALITE, FRATERNITE).

Sementara Itu Negara Indonesia semenjak awal kemerdekaan, para serikat buruh berjuang untuk menghapus upah murah, menghapus kebijakan buruh sebagai alat produksi, buruh tidak memiliki jaminan sosial kecelakaan, kesehatan, perlindungan hukum dan jaminan sosial lainya.

Pada tahun 2003 Negara membentuk uu 13 tahun 2003 ttg Tenaga kerja/buruh, pada tahun 2002 membentuk uu serikat Pekerja/serikat buruh, hingga pada tahun 2020 membentuk uu omnibuslaw tenaga kerja.

“Semuanya itu adalah Punya perjuangan agar kesejahteraan buruh di tingkatkan derajat kesejahteraanya”, ujar Rafael

Kemudian lanjut dia, di Kabupaten Manggarai Barat sendiri, Upah buruh masih menggunakan UMP Provinsi NTT yakni Rp. 2.150.000/bulan. Upah tersebut tentu masih sangat murah apabila di bandingkan dengan arus barang, arus jasa, arus investasi, dan PDRB masyarakat Manggarai Barat secara Umum.

Masih ada para pekerja di Labuan bajo yang masih menggunakan upah tidak layak seperti 500.000/bulan-700.000/bulan. Tentu hal ini adalah suatu Ironi pembangunan kota sekaligus penghinaan terhadap derajat manusia, derajat buruh dan menghina Integritas Pemerintahan Umum.

Ada 22 kabupaten kota di Provinsi NTT, lalu pertumbuhan ekonominya dinamis, peluang kerja masyarakat juga dinamis serta tantangan perekonomianpun mengalami dinamika. Oleh sebab itu, Federasi Buruh Manggarai Barat meminta Pemerintah kabupaten Mabar agar segera menaikan Upah Minimum Regional kabupaten manggarai Barat sebesar 2.500.000/tahun 2023 dan segera membentuk dewan Pengupahan yang terdri dari Bipartid, tripartid agar segera membahas Taraf Upah Minimum di tingkat basis.

Federasi buruh menekankan sekali lagi agar upah buruh harus benar-benar di bayar sesuai undang-undang Negara, jangan ada perbudakan antara sesama manusia, sebab itu adalah penghinaan terhadap moral, derajat, harga diri dan merupakan perbuatan dosa dari aspek teologis.

“Pemerintah sebagai fasilitator, regulator dan mediator harus berperan sebagai Inisiator, sebagai garda terdepan didalam membela Nasib buruh dan memberikan kelegaan bagi orang kecil dan tertindas”, tutup Rafael Ketua FSBDSI Manggarai Barat(MR/ Markus)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.