Wakil Ketua DPRD Samosir, Jelaskan Terkait Pembangunan di Kecamatan Sitio-tio
METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Wakil ketua DPRD Samosir Pantas Maroha Sinaga, menanggapi pemberitaan terkait pembangunan di Kecamatan Sitio-tio.
Hal tersebut disampaikan terkait beredarnya video menyangkutkan pembangunan di Kec. Sitio-tio yang merupakan daerah pemelihannya.
Dihadapan wartawan, Pantas Maroha membenarkan perkataan masyarakat di Video mengenai Kec.Sitio-tio tidak tersentuh pembangunan. “Apa yang diucapkan masyarakat tersebut benar apa adanya,” sebut Pantas.
Di jelaskan Pantas, sejak tahun 2019 – 2022 tidak ada pembangunan yang seknifikan karena di 2020 Indonesia masuk Pandemik Covid-19.
Lanjutnya, bahwa anggaran Pemerintah Kabupaten Samosir banyak digunakan untuk Covid-19 dalam hal menangani peningkatan ekonomi yang masuk ke BLT,” katannya.
Namun tahun 2021-2022 terkhusus di Desa Sebulan, Kec Sitio-tio Pemkab Samosir tetap melakukan kegiatan maupun desa lainnya.
Beliau menyayangkan video yang beredar dengan mengatakan masyarakat Sitio-tio belum merasa merdeka sejak 19 tahun terbentuknya Kabupaten Samosir.
Ditambahkan dia, bahwa Desa-desa lain boleh iri dengan Desa Sebulan di dua tahun terakhir, yang pertama yang terpanjang pembukaan Jalan Usaha Tani (JUT) dengan 128 Desa di Samosir, yang terpanjang adalah Desa Sebulan disusul kedua pembukaan jalan lainnya terhubung antara Dusun atau Kampung di Desa Sebulan, dengan menggunakan alat berat juga cukup banyak di Sitio-tio terkhusus Desa Sebulan juga melakukan kegiatan penimbunan, memperbaiki jembatan rusak, gorong-gorong bahkan pengerukan jalan yang longsor dilakukan, walaupun itu hak wewenang dari Provinsi dalam hal ini PT Dolok Sanggul.
Ketika ditanyakan apakah tidak ada upaya legislatif untuk mendorong pemerintah dalam hal ini Esekitif supaya jalan tersebut menjadi wewenang Pemkab Samosir. (MR/156)
