Desember 2022, TP Petani Sumut Mengalami Peningkatan Sebesar 0,15 Persen.

Desember 2022, TP Petani Sumut Mengalami Peningkatan Sebesar 0,15 Persen.
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara (Provsu), Nurul Hasanudin menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan harga-harga di perdesaan pada Desember 2022, Nilai Tukar Petani (NTP) Provsu mengalami peningkatan sebesar 0,15 persen jika dibandingkan November 2022 sebesar 124,37 menjadi 124,56.

Kenaikan NTP tersebut disebabkan oleh naiknya NTP tiga subsektor, yaitu subsektor Hortikultura sebesar 4,68 persen, subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar 0,16 persen, dan subsektor Perikanan sebesar 1,04 persen.
Namun ada dua subsektor yang mengalami penurunan, yaitu NTP subsektor Tanaman Pangan sebesar 1,08 persen dan subsektor Peternakan sebesar 0,41 persen.

Ditambahkan dia, bahwa Indeks harga yang diterima petani (It) dari kelima subsektor menunjukkan fluktuasi harga beragam komoditas pertanian yang dihasilkan petani. Pada bulan Desember 2022, It Provsu telah mengalami kenaikan sebesar 1,12 persen dibandingkan dengan It November 2022, yaitu dari 140,80 jadi 142,38, Rabu (4/1/2023).

Kemudian lanjut Nurul lagi, dari kelima subsektor tersebut yakni Subsektor Tanaman Pangan/Padi & Palawija (NTPP), Subsektor Hortikultura (NTPH), Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR), Subsektor Peternakan (NTPT), dan Subsektor Perikanan (NTNP).

“Kenaikan It terjadi pada empat subsektor, yaitu It subsektor hortikultura sebesar 5,27 persen, It subsektor tanaman perkebunan rakyat subsektor sebesar 1,19 persen, It subsektor peternakan sebesar 0,46 persen, dan It subsektor perikanan sebesar 1,98 persen. Sementara itu, It subsektor tanaman pangan mengalami penurunan sebesar 0,06 persen,” ucapnya.

Ditambahkan Nurul, melalui indeks harga yang dibayar petani (Ib) dapat dilihat fluktuasi harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat perdesaan khususnya para petani, serta fluktuasi harga barang dan jasa yang diperlukan untuk memproduksi hasil pertanian. Pada Desember 2022, Ib Provsu mengalami kenaikan sebesar 0,97 persen dibandingkan dengan Ib November 2022, yaitu dari 113,21 menjadi 114,30.

Kenaikan Ib terjadi pada seluruh subsektor, yaitu Ib subsektor tanaman pangan sebesar 1,04 persen, Ib subsektor hortikultura sebesar 0,56 persen, Ib subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 1,03 persen, Ib subsektor peternakan sebesar 0,88 persen, dan Ib subsektor perikanan sebesar 0,94 persen.  (MR/156).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.