Ribuan Sapi Masyarakat Berada di Areal Kebun Sawit Perusahaan PT. IP, Manajemen Minta Saling Mengerti dan Menjaga Kenyamanan.
METRORAKYAT.COM. INHU – Pihak Manejemen PT. Inecda yang bergerak di Perkebunan kelapa sawit di inhu memiliki ribuan karyawan dan ribuan hektar lahan merasa kewalahan dan terganggu dengan semakin banyaknya populasi ternak sapi yang berkeliaran di areal kebun milik masyarakat dan juga milik karyawan Inecda sendiri dan akhirya manajemen akhirnya mengeluarkan himbauan mulai tanggal 1 Desember 2022 melarang masyarakat memasukan hewan peliharaan sapi baru ke areal kebun.
Humas PT. Inecda Joko Dwi Yono saat di konfirmasi mengatakan bahwa memang benar ada himbauan larangan kepada peternak sapi masyarakat , agar tidak memasukan sapi baru ke areal lahan kebun perusahaan , sebab sudah terlalu banyak sapi masyarakat yang sudah berada di dalam kebun , dan perusahan sudah kewalahan menanganinya.
“Akibatnya banyak hal hal dan peristiwa yang terjadi seperti tanaman bibit sawit yang baru berumur bulanan di makan, jalan Angkong untuk mengeluarkan hasil panen sawit rusak, tanaman baru siap di tanam rusak dan terakhir minggu kemarin karyawan kita di tabrak sapi saat hendak berangkat kerja mengendarai sepeda motor yang mengakibatkan tangan karyawan kita patah hingga saat ini masih di rawat ke rumah sakit safirah pekan baru,” jelasnya.
Lanjut joko humas PT.IP, langkah lanjut manajemen saat ini sedang mendata dan memberi tanda kepemilikan sapi millik masyarakat di areal perusahaan agar kita tahu berapa jumlah sapi dan siapa pemiliknya. Selain itu bagi karyawan perusahaan yang memiliki sapi di dalam kebun di beri waktu hingg bulan Juli 2024 untuk tidak lagi memelihara ternak sapi di di dalam kebun , himbauan ini telah di keluarkan oleh pimpinan perusahaan.
HRD dan Humas PT Inecda telah konsultasi dan minta arahan dari Distankan Kab. Inhu, bidang Peternakan. Pihak Dinas Peternakan melalui kabid dan beberapa penyuluh di lapangan mendukung dan siap membantu untuk pendataan, pemberian tanda pada telinga Sapi (Eartag), dan menertibkan Hewan ternak sapi yang ada di kebun PT Inecda.
“Hal ini agar kedepannya tidak ada lagi Sapi yg memasuki areal Bibitan (Nursery), memakan bibit Sawit, memasuki komplek sekolah, perumahan, perkantoran dan areal TBM, tanaman sawit masih pendek,” terangnya. (MR / KUSJUL ).
