Diduga Pengadaan Bibit Cabe dan Tomat Dinas Pangan Pertanian dan Kelautan Kota Langsa Tidak Sesuai Spek
METRORAKYAT.COM, LANGSA ACEH – Pengadaan bibit cabe kecil, cabe merah dan tomat yang diselenggarakan oleh Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan Kota Langsa tahun 2022, diduga tidak sesuai spesifikasi dan terindikasi tindak pidana korupsi.
Bibit cabe kecil, cabe merah dan tomat pada Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan Kota Langsa, disalurkan kepada seluruh Gampong (desa) dalam wilayah Kota Langsa melalui kelompok tani, diduga tidak sesuai spesifikasi mutu bibit dan mark up, dimana bibit-bibit tersebut yang di suplai ke masyarakat hanya memiliki ketinggian batang 2 cm dengan kondisi daun menguning dan layu terdapat pada bibit cabe, bahkan sebagian sudah mati pada saat diserahkan kepada kelompok tani.
Pengadaan bibit cabe dan tomat yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Langsa melalui Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan Kota Langsa, tersebut sejatinya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, namun dengan kondisi mutu benih bibit yang disalurkan masyarakat pesimis bibit cabe yang mereka terima akan hidup.
Salah seorang anggota kelompok tani dalam wilayah Kecamatan Langsa Timur Kota Langsa, Rabu (28/12/2022), meminta namanya dirahasiakan kepada media ini mengatakan, bibit cabe yang disalurkan kepada masyarakat dalam plastik polibag dari Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan Kota Langsa. ” Yang saya dapat informasinya bahwa bibit cabe dan tomat disediakan oleh pihak ketiga dengan perjanjian diantar sampai tujuan oleh pihak ketiga, lagi pula bibit yang disalurkan itu tidak ada label dari balai mutu benih, jadi masyarakat terkesan dipaksakan menerima, anehnya lagi dalam penyaluran bibit cabe dan tomat terjadi Mark Up tidak sesuai jumlah yang tertera dalam berita acara penyerahan kepada kelompok tani.
Ia mengatakan, apa yang disampaikan ini kepada media, hendaknya menjadi rujukan untuk turun kelapangan oleh pihak penegak hukum guna menemukan dan mencegah adanya praktek-praktek tindak pidana korupsi di Kota Langsa.
Kami juga mendesak Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan Kota Langsa, sebagai penerima manfaat proyek pengadaan yang menelan anggaran ratusan juta untuk membuka data mulai dari pihak ketiga selaku yang menang kontrak, nama dan jumlah penerima, Spesifikasi, dan capaian program,” ujar kelompok tani.
Menurut, salah seorang pengantar bibit-bibit tersebut mengaku, bahwa bibit ini baru tiga hari di pindahkan kedalam plastik polibag dan kami hanya orang suruhan, orang kerja disuruh antar ya antar. ” kami tidak tau sesuai atau tidak tanya aja ke kantor Dinas,” ujarnya enggak menyebabkan namanya kepada media.
Terpisah media ini mendatangi, Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan Kota Langsa, guna melakukan konfirmasi terkait dugaan pengadaan bibit cabe dan tomat tidak sesuai spesifikasi dan telah terjadi Mark Up. Kepala Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan Kota Langsa, Banta Ahmad, S,ST.Pi tidak berada di kantor.
Sementara, dikonfirmasi melalui via telepon yang bersangkutan mengatakan, lagi Dinas di Luar,” katanya melalui telepon.
Ditempat yang sama media hendak melakukan konfirmasi lebih lanjut pada Bidang Pertanian selaku PPTK atas nama Ibu Mul akrab disapa, lagi-lagi tidak ada di Kantor dinas diluar,” ucap PNS yang ada di ruangan Bidang Pertanian yang tidak diketahui namanya itu.
Media juga mendatangi Bidang penyuluhan dan Pangan pada Dinas tersebut dan hendak bertemu Ibu Leli selaku PPTK juga tidak ada di kantor, Ibu Leli tidak masuk kantor sedang sakit lagi di opname di rumah sakit,” ucap PNS yang ada pada ruang tersebut.
Lanjut media, untuk mengetahui berapa anggaran pengadaan bibit cabe dan tomat pada Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan Kota Langsa, dan anggaran dari mana, media hendak melakukan konfirmasi kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) atas nama Suryadi juga tidak berada di Kantor.
Dihubungi melalui via telepon puluhan kali yang bersangkutan tidak mengangkat telepon nya, melalui pesan WhatsApp juga tidak membalas.
Sampai dengan berita ini diterbitkan belum mendapatkan konfirmasi yang resmi dari Pihak Kantor Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan Kota Langsa.Terkait hal tersebut dari pihak yang bertanggung jawab, satupun tidak berada di kantor. Begitu pun dihubungi melalui via telepon tidak ada yang mengangkat, sehingga menaruh curiga ada apa sebenarnya dengan Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan Kota Langsa dibawah kepemimpinan Banta Ahmad.(MR/DANTON)
