Calon Pembeli Resah, Toko Penjualan Komputer di Jalan Merak Jingga Marak Calo

Calon Pembeli Resah, Toko Penjualan Komputer di Jalan Merak Jingga Marak Calo
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Toko Penjualan Komputer dan asesoris yang terletak di Jalan Merak Jingga diduga marak calo. Diketahui keberadaan calo calo tersebut setiap hari selalu memanggil calon pembeli komputer dan mengarahkan mereka ke salah satu toko yang diduga telah bekerjasama dengan memberikan sukses fee ketika pembeli jadi membeli barang elektronik seperti Laptop dan Printer. Bukan hanya itu, untuk servis Komputer baik laptop maupun printer ada saja orang yang sepintas seperti membimbing namun mengarahkan ke toko yang diduga juga sengaja memelihara mereka (para calo-red), Sabtu (3/12).

Tentu saja keberadaan calo calo laptop di Jalan Merak Jingga membuat para calon pembeli resah, dimana mereka yang datang mau membeli dan mencari yang murah dan berkualitas.

” Saya tadi parkir sepeda motor langsung ditanyai mau cari apa, terus saya bilang mau lihat-lihat laptop, langsung mereka (calo-red) membawa saya ke salah satu toko komputer. Saya tidak mau tapi saya di ikuti terus dari belakang, kan saya resah jadinya. Ketika daya mau, pastilah para calo akan mendapat komisi dari pemilik toko namun harga barangnya yang akan naik jadinya, ya saya pasti rugi dong, harga kan sudah jadi dinaikkan lebih,”kata Mirna Sundari, mahasiswi disalah satu perguruan swasta di Kota Medan.

Kata Mahasiswi ini lagi, karena tidak nyaman akhirnya dia pun membatalkan untuk membeli Laptop di Jalan Merak Jingga karena hilang kepercayaan terkait harga.

Sementara itu, ada salah satu toko Komputer di Jalan Merak Jingga yang menghimbau kepada seluruh calon pelanggan melalui sebuah pengeras suara agar tidak menggunakan calo saat hendak membeli Komputer dan sebagainya. Karena dengan memakai jasa calo harga barang yang dibeli akan mahal. Suara himbauan tersebut menjadi perhatian setiap orang yang datang berbelanja di tempat itu.

Salah satu calo yang setiap hari mencari nafkah di tempat itu yang meminta namanya tidak dituliskan mengaku jika mereka adalah pemuda setempat yang tidak memiliki pekerjaan tetap dah mengharapkan uang fee dari pemilik toko komputer jika calon pembeli jadi berbelanja.

” Kalau printer kami.bisa di kasi pemilik toko Rp.10 ribu nya bg, kalau printer Rp.5 ribu per unit. Ketimbang kami melakukan thal hal yang negatif, istri dan anak kami juga butuh makan. Kami juga sebagian ada sebagai petugas parkir di tempat ini,”kata pria yang memiliki tatto di lengan kanan nya tersebut.

Diakui mereka, sulitnya mencari uang ditengah kondisi ekonomi saat ini, sementara mereka butuh uang untuk keperluan hidup sehari hari dan menghidupi istri dan anak mereka.

“Kalau saja di Kota Medan banyak lowongan kerja bagi kami, mungkin kami akan menerimanya. Tapi sudah lah sulit, lowongan kerja juga sulit terutama bagi kami yang tidak punya relasi,”keluhnya.

Pria ini pun mengaku bahwa ada toko yang menolak keberadaan mereka namun banyak juga toko yang menjadikan mereka mitra bisnis untuk mencari calon pembeli dengan memberikan sukses fee dari setiap pembelian komputer, printer atau servis dan perlengkapan komputer lainnya.(MR/red)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.