PT Prima Husada Cipta Medan Selenggarakan Simulasi Kebakaran Untuk Tingkatkan Pemahaman Bencana di Lingkungan

PT Prima Husada Cipta Medan Selenggarakan Simulasi Kebakaran Untuk Tingkatkan Pemahaman Bencana di Lingkungan
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Bencana bisa datang kapan saja, untuk itu kesigapan setiap individu perlu di asah. Tidak semua orang memahami langkah-langkah yang harus dilakukan ketika adanya bencana. Termasuk bencana kebakaran, yang dapat menyebabkan kefatalan.

Melihat hal ini, maka Rumah Sakit Prima Husada Cipta Medan sebagai salah satu penyedia layanan kesehatan dengan tanggung jawab mengedukasi memberikan pelatihan terkait apa saja yang perlu dilakukan ketika terjadi bencana kebakaran. Edukasi tersebut dilakukan dengan menyelenggarakan simulasi kebakaran di lingkungan PT Prima Husada Cipta Medan.

Acara ini dibuka oleh Direktur Utama PT Prima Husada Cipta Medan, Imron Eryandy. Turut hadir pula Plt. Kepala Rumah Sakit Prima Husada Cipta Medan, dr. Ausvin Geniusman Komaini, M.H. KES, CPOD, Kepala Penunjang Medik RS Prima Husada Cipta Medan, dr. Syafril Armansyah, dan Kepala Bagian Umum Rumah Sakit Prima Husada Cipta Medan, Rebecca Agustina Br. Sibuea, A.Md.

Kegiatan ini di ikuti oleh seluruh pegawai PT Prima Husada Cipta Medan. Tujuannya agar setiap pegawai memahami dan tanggap untuk melakukan langkah-langkah tepat dalam keadaan bencana kebakaran. Dalam kegiatan ini, dijelaskan apa saja yang perlu dilakukan ketika terjadi kebakaran di area perusahaan.

Dalam simulasi kebakaran, dijelaskan tentang bencana kebakaran itu sendiri. Lalu dipaparkan seperti apa jalur evakuasi yang tepat, serta titik kumpul ketika terjadi bencana kebakaran. Diberikan pula pemahaman untuk menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) maupun pemadaman api secara tradisional, contohnya menggunakan karung goni. Selain itu, dijelaskan pula hal-hal yang perlu dihindari ketika terjadi bencana kebakaran, agar tidak menimbulkan kepanikan maupun risiko cidera.

“Dengan memberikan edukasi terkait kebakaran di lingkungan perusahaan, maka diharapkan dapat meminimalisir bencana kebakaran memakan korban. Semakin paham pegawai menghadapi bencana kebakaran, maka semakin minim pula risiko kefatalan yang terjadi,”sebut Imron Eryandy.

Sementara, Plt. Kepala Rumah Sakit Prima Husada Cipta Medan, dr. Ausvin, mengaku kegiatan simulasi kebakaran ini di lakukan minimal 1 (satu) tahun sekali untuk menguji secara berkala rencana penanganan kebakaran dan asap termasuk semua alat yang terkait dengan deteksi dini dan pemadaman serta mendokumentasikan hasil ujinya.

“ Simulasi ini bertujuan memastikan SDM Rumah Sakit, pasien, pendamping pasien, pengunjung, maupun lingkungan rumah sakit agar selamat dari api dan asap, Untuk itu dalam simulasi ini kami melibatkan seluruh SDM yang ada di lingkungan perusahaan,” pungkas Kepala Penunjang Medik Rumah Sakit Prima Husada Cipta Medan, dr. Syafril Armansyah.(MR/red)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.