Parah!! Staff Kaur Keuangan Gampong Blang Seunibong Dapat Bansos, Warga Protes

Parah!! Staff Kaur Keuangan Gampong Blang Seunibong Dapat Bansos, Warga Protes
Bagikan

METRORAKYAT.COM, LANGSA ACEH – Perangkat Staff Kaur Keuangan Gampong (Desa) Blang Seunibong Kecamatan Langsa Kota-Kota Langsa Provinsi Aceh, Dian Evita terdaftar sebagai penerima bantuan sosial tunai dari Kementerian Sosial RI.

Akibatnya, warga Gampong (Desa) Blang Seunibong melayangkan protes keras melalui media bantuan sosial yang dianggap salah sasaran itu.

Menurut warga, masih banyak keluarga miskin di Gampong (desa) itu layak dan pantas menerima bantuan sosial pemerintah.

Seorang warga Gampong (Desa) Blang Seunibong, sebut saja inisial CN kesal lantaran banyak keluarga miskin di Gampong (desa) itu yang layak menerima bantuan sosial dari pemerintah di tengah krisis akibat pandemi Covid-19.

CN menyebut, sangat aneh, di Gampong (desa) yang terdaftar menerima bantuan sosial justru perangkat Staff Kaur Gampong.

“Aneh sekali, perangkat Gampong (Desa) dapat bantuan dari pemerintah. Sementara masih banyak keluarga miskin yang sebenarnya layak dibantu,” ungkap CN kepada sejumlah media, Selasa (22/11/2022).

CN mengatakan, di tengah wabah corona, perangkat Gampong, masih terima gaji setiap bulannya. Sementara, keluarga miskin warga yang kehilangan pekerjaan sangat sulit untuk memenuhi kebutuhan di tengah bencana ini.

CN menambahkan, yang layak dibantu adalah mereka yang tidak mampu, bukan aparat pemerintah.

Ini sumber data dari mana? Pengambilan datanya seperti apa. Mengapa bisa salah sasaran begini? Pak Walikota, Pak Gubernur, juga Pak Presiden, tolong bantu kami,” tutur CN.

CN pun meminta kepada Pemerintah Kota Langsa, dan Kemensos RI untuk memverifikasi ulang penerima bantuan sosial di daerah itu agar berikutnya tepat sasaran.

Sementara itu, Staff Kaur Keuangan Gampong (Desa) Blang Seunibong Dian Evita membenarkan dirinya terdaftar sebagai penerima bantuan sosial tunai (BST) dari Kemensos RI.

Dian Evita mengungkapkan, data penerima bantuan sosial itu diterima langsung dari Kemensos semenjak tahun 2015,” katanya.

Lanjut Staff Kaur Dian Evita, melalui pesannya memberikan konfirmasi kepada media, ” Tidak perlu banyak interogasi saya bang.. Kok memang mau lebih tau tentang saya.. Langsung jumpai Geuchik nya.. Atau langsung ke dinsos..masih banyak di Gampong mana pun sebenar nya bukan layak penerima bansos.. Yang punya mobil pun dapat bansos.. Kenapa harus saya di interogasi.. Lebih jelas langsung ke dinsos.. Terima kasih,” ujar Dian Evita dengan nada berang.

Rajab, pendamping Bansos pada Gampong (desa) Blang Seunibong yang diminta tanggapan terkait perangkat Gampong terdaftar sebagai penerapan Bansos mengatakan, perangkat Desa tidak boleh menerima bantuan seperti Bansos, PKH atau lainya,” katanya.

“Namun demikian saya akan pelajari dulu dan membicarakan bersama Geuchik, siapa perangkat nya yang penerima bantuan sosial tunai dari Kementerian Sosial RI. Karena saya baru di tunjuk sebagai pendamping Bansos di Gampong ini dan belum mengetahui,” ungkap Rajab.(MR/DANTON)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.