Dinas PU Medan Kembali Perbaiki Jalan Yang Belum Sebulan Di Aspal, LSM Pakar Duga Ada Kecurangan Anggaran

Dinas PU Medan Kembali Perbaiki Jalan Yang Belum Sebulan Di Aspal, LSM Pakar Duga Ada Kecurangan Anggaran

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Proyek Perbaikan Jalan di Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan menuai polemik. Belum sebulan di kerjakan sudah kembali rusak, jelas ini menimbulkan masalah, Pasalnya proyek ini ketika dikonfirmasi pengerjaan nya pada hari Senin (31/10/2022), oleh LSM Pakar Kota Medan diduga banyak penyimpangan, mulai tidak dipasang nya papan nama Proyek, hingga Spek nya yang diduga tidak sesuai aturan, aspal yang digunakan memiliki mutu yang sangat rendah dan tidak panas.

Juga tampak Lurah dan Kepala Lingkungan yang berada di lokasi menutup jalan dan mengawasi pekerjaan tersebut.

Warga tidak tau siapa yang mengerjakan nya, namun ketika dikonfirmasi pihak kelurahan dan pelaksana hanya mengatakan itu proyek dinas PU Kota Medan.

Busor Siregar, tokoh masyarakat Kwala Bekala yang juga Pengurus DPD LSM Pakar ketika mengkonfirmasi ke Dinas PU dan Kelurahan mengenai kembali rusak nya jalan tersebut tidak memberikan jawaban.

” Jelas ini pembodohan kepada masyarakat, masak ada proyek pemerintah tidak memberikan informasi berupa plang nama dan belum sebulan pengerjaan sudah rusak, dan barusan di perbaiki lagi, ada apa ini?, Apa ini proyek abal – abal?, Ini kan pakai uang rakyat, masak begini pengerjaan nya?. Kami akan laporkan permasalahan ini kepada yang terkait, dalam hal ini Inspektorat, Kejaksaan dan Wakil rakyat akan segera kami surati,”ungkap Busor.

Ditambahkan Busir lagi, hal ini merupakan sebuah pelanggaran karena tidak sesuai dengan amanat Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek, dimana memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan.
Busor juga mengungkapkan kekesalannya terkait adanya temuan proyek tanpa menggunakan plang nama di Kwala Bekala tersebut apalagi belum sebulan sudah rusak. dan ini diperbaiki lagi.

Hal ini perlu diklarifikasi, apakah ini ada unsur kesengajaan baik dari pihak Dinas PU maupun rekanan (kontraktor) untuk menggelapkan uang rakyat.

Informasi terakhir sore ini, Senin, (21 /10/2020 ) setelah ini diributkan, Jalan yang rusak tersebut kembali di tambal, Sepertinya pihak Dinas PU gerah dengan komplain nya masyarakat atas rusak nya jalan yang baru diperbaiki tersebut.

” Namun hal ini harus menjadi pelajaran bagi pihak Dinas PU agar tidak asal-asalan menggunakan uang rakyat, Kita patut menduga ini ada kecurangan baik dari anggaran maupun pelaksanaan,” jelas Busor lagi.(MR/red)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.