Proyek Rehabilitasi Saluran Kuburan Birem Puntong Dikerjakan Tak Sesuai Spek, Pengawasan PUPR Lemah?
METRORAKYAT.COM, LANGSA ACEH – Proyek pengerjaan rehabilitasi saluran primer kuburan Gampong Birem Puntong Lanjutan dalam wilayah Kecamatan Langsa Baro Kota Langsa Provinsi Aceh, senilai ratusan juta, diduga dikerjakan tidak sesuai Spek oleh kontraktor pelaksana CV Tanoh Mirah. Pengawasan dari Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Langsa dan sumber dana DOKA selaku pemberi kerja sepertinya sangat lemah, sehingga kontraktor pelaksana tidak menghiraukan kualitas pekerjaannya.
Informasi yang diperoleh MetroRakyat. Com, Sabtu (1/10/2022) proyek tersebut dikerjakan CV Tanoh Mirah berdasarkan nomor kontrak.42.1/SP/DOKA/PG-PUPR/VI/2022. Anggaran kegiatan itu bersumber dari DOKA tahun 2022.
Hal itu juga dibenarkan beberapa warga sekitar. Menurut warga, mengingat anggaran proyek ini lumayan besar, seharusnya pelaksana kegiatan mengedepankan kualitas hasil pekerjaannya, sehingga masyarakat bisa merasa puas karena pembangunan ini.
Namun kenyataannya di lapangan, kata warga, hasil pekerjaan tersebut adalah asal jadi dan diduga tidak sesuai Spek, karena coran lantainya kurang tebal (tipis) masih terlihat tanah dan besi. Lebih mirisnya lagi dalam pekerjaan seperti plesteran dinding salurannya kurang rapi terlihat asal-asalan.
Sementara Meka selalu PPTK Bidang Pengairan pada Dinas PUPR Kota Langsa, yang pernah dikonfirmasi melalui telepon membenarkan coran lantai tipis masih terlihat tanah dan besinya itu akan dilakukan pengecoran ulang karena itu masih dalam pengerjaan belum selesai,” katanya.
Ditempat terpisah Nazar yang mengaku orang lapangan dari CV. Tanoh Mirah selaku pelaksana proyek tersebut, melalui telepon mengatakan hal yang sama, bahwa coran lantai bawah masih terlihat tanah maupun besi dan akan dilakukan coran ulang nantinya, “kan masih dalam pengerjaan belum selesai,” ungkapnya lewat telepon.(MR/DANTON)
