PJ Bupati Maybrat Menyerahkan Dana Guru Tahap II di Daerah Konflik Maybrat
METRORAKYAT.COM, MAYBRAT – Penjabat Bupati Kabupaten Maybrat Dr. Bernhard E. Rondonuwu, S.Sos, M.Si. menyerahkan dana guru tahan II di daerah konflik Kabupaten Maybrat Senin, (10/10/2022).
Bantuan tersebut diserahkan kepada 105 guru baik PNS dan Kontrak yang sudah lama mengabdi di daerah konflik Kabupaten Maybrat yaitu Distrik Aifat, Distrik Aifat timur, dan Aifat Selatan
Dr. Bernhard E. Rondonuwu, S.Sos, M.Si. dalam sambutannya bahwa saya telah menyetujui langkah langkah yang di lakukan Dinas pendidikan untuk menyekolahkan anak anak yang ada di daerah kisor di kumurkek pada kelas siang dan Kelas sore hari. Langka tersebut dilakukan guna menyelamatkan anak-anak kita dari pendidikan sehingga mereka tidak ketinggalan pembelajaran.
Kita juga sebagai pemerintah akan terus berkomitmen memajukan Kabupaten Maybrat baik pembagunan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan agar masyarakat kita merasakan dampak dari kehadiran Kabupaten.
Sementara itu Kepala Dinas pendidikan Kornelius Kambu,S.Sos,M.Si mengungkapkan bahwa bantuan tersebut merupakan transferan dari pemerintah pusat untuk daerah konflik di kabupaten Maybrat yang di perjuangkan oleh mantan Bupati Dr Bernard Sagrim, Drs MM
Tentunya progam ini seiring dengan tugas besar yang di berikan pemerintah pusat kepada Penjabat Bupati Kabupaten Maybrat Dr. Bernhard E. Rondonuwu, S.Sos, M.Si. salah satunya untuk mengembalikan situasi Kamtibmas di wilayah konflik yaitu Aifat raya kembali kondusif
Bantuan yang di berikan bukan hanya kepada guru PNS tetapi juga kepada Guru kontrak yang sudah lama bekerja di wilayah konflik tanpa mengurangi sumber penghasilan lain yang di berikan pemerintah daerah seperti Gaji, tunjangan jabatan, tunjangan kinerja, dan tunjangan lain-lain.
“Saya berharap kepada guru-guru bahwa melalui dana guru di daerah konflik yang di berikan saat ini bisa dapat menyemangatkan guru guru untuk terus melakukan pelayanan kepada generasi kita walaupun ada konflik yang terjadi,”tandas Kone.
“Salain itu kepada guru guru untuk terus membantu menciptakan keamanan yang kondusif agar bantuan ini juga bisa segera berakhir, karena bantuan ini di kasih juga untuk dapat memotivasi kita agar sama-sama menciptakan wilayah kita yang kondusif dan aktivitas pelayanan pendidikan tetap berjalan lancar,”tegas Kone. (MR/DEWA).
