Pelanggan PADAM Tirta Keumuning Mengeluh, Air Keruh dan Berwarna Kuning
METRORAKYAT.COM, LANGSA ACEH – Sejumlah pelanggan PDAM Tirta Keumuning Kota Langsa, belakangan merasa terganggu dengan pasokan air ke rumah mereka. Air yang keluar dari kran berwarna kuning keruh dan berlumpur layaknya air sungai. Tak hanya itu, tercium pula bau menyengat khas kaporit sehingga tak layak dikonsumsi.
“Boro-boro dipakai masak, untuk sikat gigi saja rasanya ‘ora kolu’, jijik ngliat air yang kuning dan berlumpur tersebut,” ujar Andriani salah satu warga Gampong Paya Bujok Seuleumak Kita Langsa Provinsi Aceh, Kamis (13/10/2022) seraya menunjukkan air PDAM yang keluar dari kran yang tampung menggunakan gelas kaca sangat jelas terlihat airnya kuning dan berlumpur.
Kondisi tersebut memaksa wanita parah baya itu membeli air jeregen isi ulang untuk mencukupi kebutuhan air bersih agar bisa masak, gosok gigi dan kebutuhan lainnya. Akibatnya dia pun mengeluarkan biaya ekstra karena air PAM tak layak konsumsi itu.
Hal yang sama juga dialami Rohman (28). Pagi hari seperti biasa dia membuka kran untuk mengisi bak mandi, air di bak mandinya berubah seperti air sungai. “Mau tidak mau harus dibuang, sangat tidak layak untuk digunakan. Apalagi untuk memasak,” keluhnya. Menurut dia, kondisi seperti ini bukan kali pertama terjadi. “ Hampir setiap hari terjadi kalau tidak berwarna kuning kadang berwarna hitam. Pelanggan jelas rugi dong,” tandasnya.
Terpisah, Direktur PDAM Tirta Keumuning Kota Langsa Azzahir yang diminta tangkap terkait hal tersebut melalui pesan WhatsApp mengatakan, Terima kasih, Nanti kita tindak lanjuti. Lagi di Banda Aceh bersama KPK Bimtek Anti Korupsi,” tulis nya melalui pesan.(MR/DANTON)
