TP-PKK Sorong Selatan Beri Makan Tambahan Kepada Bayi Stunting di Kampung Sayolo
METRORAKYAT.COM, SORONG SELATAN – Tim penggerak PKK Kabupaten Sorong Selatan melaksanakan pemberian makanan tambahan kepada bayi kurang gizi (stunting) di kampung Sayolo Distrik Teminabuan sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah untuk penanganan stunting di kabupaten Sorong Selatan
Pemberian makanan tambahan berlangsung di aula pertemuan kampung Sayolo Selasa,(06/09/2022).
Turut hadir Bupati kabupaten Sorong Selatan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sorong Selatan, Kepala P2KB Kabupaten Sorong Selatan, Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Sorong Selatan, Sekretaris Distrik Teminabuan, Kepala Puskesmas Distrik Teminabuan, pengurus tim penggerak PKK Kabupaten Sorong Selatan, dan Masyarakat kampung Sayolo Distrik Teminabuan.
Pemberian makanan tambahan di awali dengan pencerahan dari Dokter Puskesmas Distrik Teminabuan Marha Momot dan di lanjutkan dengan prestasi penanganan yang sudah di lakukan oleh Puskesmas Distrik Teminabuan melalui dana BOK.
Bupati Samsudin Anggiluli, SE dalam sambutannya bahwa pemerintah pusat telah memerintahkan kepada seluruh kepala daerah di Indonesia untuk bagaimana kita melihat dan menangani stunting di kita punya daerah masing-masing
“Stunting harus ditangani karena anak-anak ini adalah generasi emas untuk menghadapi perkembangan era globalisasi yang luar biasa maka anak-anak ini harus kita siapkan mereka yang sehat. Kalau mereka tidak sehat berarti mereka akan tumbuh dan tidak menjadi anak yang berguna bagi bangsa dan negara dan juga bagi keluarga kita sendiri, “ujar Samsudin.
Upaya pemerintah untuk bagaimana terus melakukan penanganan stunting ini sampai dengan tahun 2024 harus turun menjadi 16% karena saat ini di seluruh Indonesia stanting ada di angka 26% sehingga mereka ini harus kita menangani karena jika tidak ditangani maka akan menjadi masalah besar untuk bangsa Indonesia 20-30 tahun ke depan.
lanjut “Tugas kita untuk menyiapkan generasi anak-anak muda yang akan memegang tongkat estafet untuk ke depan menjadi pemimpin maka kita harus siapkan mereka kesehatan yang baik”.
Negara kita sudah dicanangkan untuk tahun 2045 akan menjadi negara maju sehingga kita harus menyiapkan generasi kita dengan mencegah angka stunting untuk tetap berkurang bahkan tidak ada maka tentunya ini akan menjadi prioritas pemerintah sesuai amanah presiden melalui peraturan presiden nomor 72 tahun 2021.
“Kita di kabupaten Sorong Selatan ini sampai tahun 2022 jumlah kasus 160 orang maka marilah kita semua gotong royong untuk menurunkan angka stunting karena anak anak ini merupakan generasi kita ayang akan mewarisi dan melanjutkan pembangunan di kabupaten kita,”tutup Samsudin.
Sementara itu Ketua TP-PKK kabupaten Sorong Selatan Ny. Beatrice M Anggiluli menerangkan bahwa yang menjadi tujuan utama diselenggarakannya kegiatan ini untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Sorong Selatan karena stunting merupakan isu nasional yang terjadi di seluruh daerah di Indonesia.
“Tentunya stunting merupakan tanggung jawab pemerintah dan juga organisasi-organisasi besar, sehingga kami dari TP- PKK ingin menunjukkan bahwa kami termasuk kelompok keluarga penanganan stunting,”tandasnya
Kami sebagai organisasi kemasyarakatan yang bergerak sampai ke tingkat kampung sehingga kami harus turun dan tahu apa yang menjadi permasalahan yang terjadi di kampung, Distrik, bahkan sampai ke Kabupaten
lanjut “Program kami yang dijalankan untuk penanganan stunting ya itu kami dan TP PKK melaksanakan kegiatan-kegiatan diantaranya olah atau cipta menu yang bisa bergizi bagi anak dan balita terutama anak-anak yang terdampak stunting tetapi juga menu yang disiapkan untuk 4 orang dalam keluarga Bapak, Mama dan dua anak”.
Tentunya di kotoran dalam keluarga menjadi locus TP PKK Kabupaten Sorong Selatan untuk memberikan penyuluhan khusus dan makanan bergizi kepada keluarga termasuk pemberian makanan tambahan.
Karena kasus stunting maka pemerintah bekerja sama dengan organisasi kemasyarakatan seperti PKK untuk memberikan makanan tambahan dan juga kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan P2kb.
“Kami juga berharap bahwa dari kami TP-PKK diberikan tanggung jawab untuk memberikan makanan tambahan selama 3 bulan (90 Hari) kepada 5 orang anak di kampung Sayolo Distrik Teminabuan. Dengan pemberian makanan tambahan ini baik pagi,Sian dan malam agar mereka bisa mendapatkan perubahan yang akhirnya dapat menurunkan angka stunting di kabupaten Sorong Selatan,”tutup Ny.Anggiluli.(MR/Watho)
