SOKSI Tapteng sesalkan pernyataan Edy Rahmayadi
METRORAKYAT.COM, TAPTENG – Depicab SOKSI Tapteng menyesalkan dan merasa jengkel dengan pernyataan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang menyebut partai beringin itu tidak mendukung proyek infrastruktur di Sumut senilai Rp2,7 triliun dengan sistem multi years.
Pernyataan itu disampaikan Edy Rahmayadi saat mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Langkat beberapa waktu lalu.
“Dalam rapat itu, Gubernur Sumut mengatakan Langkat mendapat sekian ratus miliar untuk pembangunan infrastruktur. Lalu Gubernur Sumut mengatakan siapa Ketua DPRD di Langkat? Setelah dijawab Ketua DPRD Langkat dari Golkar. Kemudian dia bilang Partai Golkar lah yang tidak menyetujui pembangunan itu. Informasi ini kami dapat setelah Sekretaris Golkar Sumut, abanganda Datok Ilhamsyah melakukan konferensi pres” kata Ketua SOKSI Tapteng,Irvan J.M.Simatupang,SH.
“Golkar itu memiliki hasta karya yaitu 3 organisasi yg mendirikan partai Golkar dan 7 organisasi yg didirikan partai Golkar atau sayap partai. Kami yg merupakan bagian daripada Partai Golkar juga ikut merasa tersinggung dengan pernyataan Edy tsb. Karena beliau sudah melukai kader Golkar di Sumut, saran kami, kalau hanya membuat kegaduhan di Sumut ini, lebih baik mundur ajalah. Soalnya banyak yg kontroversial di masyarakat pernyataan-pernyataannya. Terakhir masalah pengusiran pelatih biliar yg dilakukan Edy. Kami dari Depicab SOKSI Tapteng siap tegak lurus dengan partai Golkar Sumut. Siap menunggu perintah dari pimpinan. Tanpa diminta, kami siap melakukan perlawanan dengan si Edy. Tapi kami masih menunggu komando dari pimpinan. sambungnya yg di dampingi oleh Sekretaris SOKSI Tapteng, Vienna Franciska Simanjuntak, SE, Ketua Baladhika Karya SOKSI (BKS), Hasan Parbin Situmeang,A.Md.(MR/red)
