OJK Sumbagut, Minta Perbankan di Sumut Fasilitasi Pelajar dan Mahasiswa Buka Rekening

OJK Sumbagut, Minta Perbankan di Sumut Fasilitasi Pelajar dan Mahasiswa Buka Rekening
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 5 Sumatera bagian utara (Sumbagut) meminta kepada perbankan yang ada di Sumatera Utara (Sumut) agar memfasilitasi pelajar dan mahasiswa untuk membuka rekening.

“Himbauan tersebut untuk seluruh perbankan yang ada di Sumut agar memfasilitasi para pelajar dan mahasiswa untuk melakukan pembukaan rekening melalui kegiatan literasi serta business matching”.

Berharap dengan adanya kegiatan ini, pelajar di Sumut dapat menerapkan budaya menabung sejak dini melalui produk keuangan yang telah di desain khusus untuk pelajar, tutur Kepala OJK R5 Sumbagut, Yusup Ansori pada kegiatan KEJAR Prestasi Generasi Muda (KREASIMUDA) di Hotel Santika Medan, Senin (22/8/2022).

Kegiatan yang diisi talkshow melalui narasumber Raya D. Theresia dari OJK R5 Sumbagut, Andi dongeng dari dongeng boneka, dan Doli M Ja’far Dalimunthe dari USU. Hadir juga Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Sumut, Doddy Zulverdi dan sejumlah pimpinan perbankan.

“Perwakilan Dinas Pendidikan, Kantor Kementrian Agama, Dosen, Kepala Sekolah dan Guru, kami sangat mengharapkan dukungan bapak dan ibu untuk dapat menjadi perpanjangan tangan pihak perbankan dalam menyampaikan informasi terkait produk Simpanan Pelajar dan Simpanan Mahasiswa dan Pemuda yang hari ini disosialisasikan,” cetus Yusup.

Dijelaskan Yusup, hingga posisi Juni 2022, total rekening pelajar adalah sebanyak 3 juta rekening dengan total pelajar sebanyak 3,4 juta pelajar, sehingga persentase kepemilikan rekening oleh pelajar di Sumatera Utara adalah sebesar 87,26% atau meningkat dari posisi Maret 2022 sebesar 45%.

“Pencapaian ini lebih tinggi dari target nasional sebesar 80% pada akhir tahun 2022. Untuk itu kami ucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan program Satu Rekening Satu Pelajar atau KEJAR di Sumatera Utara,” ucapnya.

Selain itu pada rangkaian kegiatan Hari Indonesia Menabung Tahun 2022, OJK bersama pemerintah daerah dan perbankan telah melaksanakan 114 kegiatan edukasi dengan total peserta 10.427 yang terdiri dari Pelajar, Mahasiswa, Perangkat Sekolah dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Sumut.

Kemudian pelaksanaan kegiatan edukasi dan sosialisasi, pembukaan rekening pelajar dan mahasiswa pada periode 1 Juli–15 Agustus 2022 mencapai sebanyak 82.876 rekening dengan nominal lebih dari Rp290 miliar.

“Pencapaian diatas merupakan sinergitas seluruh pihak terkait diperkuat dengan adanya arahan Gubenur Sumatera Utara dalam bentuk Surat Keputusan dan Surat Edaran terkait Satu Rekening Satu Pelajar,” paparnya lagi.

Masih kata Yusup, dalam rangka meningkatkan jumlah kepemilikan rekening pelajar secara nasional dan mendukung peningkatan indeks literasi dan inklusi keuangan, OJK telah menyusun program Satu Rekening Satu Pelajar atau disingkat dengan KEJAR.

Selanjutnya Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 26 Tahun 2019, tanggal 20 Agustus telah ditetapkan menjadi Hari Indonesia Menabung (HIM). Sebagai salah satu bentuk implementasi kegiatan Hari Indonesia Menabung tahun 2022, OJK bersinergi dengan Pemerintah Daerah, Kementerian/Lembaga dan industri perbankan melaksanakan kegiatan KREASIMUDA dengan tema “Wujudkan Generasi Muda yang Kreatif, Inovatif, & Inklusif”.

Dalam mendukung pelaksanaan KREASIMUDA, OJK Kantor Regional 5 Sumatera Bagian Utara bersama Pemerintah Daerah melalui forum TPAKD menyelenggarakan beberapa kegiatan antara lain:

1. Publikasi Kegiatan KREASIMUDA
Pembukaan rekening pelajar dan mahasiswa secara masif yang bekerjasama dengan seluruh perbankan yang ada di Sumut.
2. Kegiatan edukasi dan sosialisasi keuangan serta produk keuangan untuk pelajar dan mahasiswa.

Yusup menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Gubsu beserta jajaran, KPw BI Sumut, serta Lembaga Jasa Keuangan dan seluruh hadirin pada kegiatan ini, sebagai salah satu wujud komitmen dan aktualisasi dukungan bersama dalam mendukung program nasional Pemerintah terkait upaya mencapai indeks inklusi keuangan yang ditetapkan sebesar 90% di tahun 2024, melalui peringatan Hari Indonesia Menabung yang telah ditetapkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia.

“Semoga apa yang kita laksanakan kali ini dapat menjadi langkah yang baik bagi upaya kita bersama untuk meningkatkan kesadaran menabung sejak dini, dalam rangka eningkatan literasi dan inklusi keuangan,” imbuhnya sembari berharap kiranya kegiatan KREASIMUDA dapat berjalan dengan lancar serta program KEJAR ini dapat berkontribusi positif, demi mendorong terwujudnya Sumut yang semakin maju, aman dan bermartabat.

Imbauan serupa juga disampaikan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset dan SDA Pemprovsu, H.Agus Tripriyono,SE,MSI,AKCA. Ia mengimbau agar pelajar, mahasiswa dan pemuda di seluruh Sumut dapat turut serta dalam program Hari Indonesia Menabung dengan cara menumbuhkan budaya menabung sejak dini kepada anak-anak.

“Anak-anak yang menabung di Provsu sudah melebihi target nasional sebesar 80%. Sekarang kita sudah mencapai 87 persen,” cetus Agus.

Agus menambahkan usia anak -anak atau remaja memiliki kepekaan yang sangat tinggi terhadap hal-hal yang terjadi di sekitarnya. Untuk itu anak-anak dan remaja sedapat mungkin waktunya diisi dengan hal-hal positif, bermanfaat dibarengi pedidikan agama.

“Budaya menabung sangat penting dimulai sejak dini agar dapat mendidik anak mampu mengendalikan dirinya, bersikap konstruktif serta belajar untuk dapat membelanjakan uang yang dimiliknya secara bijak. Pentingnya pendidikan kebiasaan menabung bermakna jauh lebih luas daripada sekedar menyisihkan uang menabung, namun juga mempersiapkan masa depan Indonesia yang lebih baik,” katanya mengakhiri. (MR/156).

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.