Kepala Pasar Viktor.H.Thesia,SE Minta DLH Segera Bersiakan Sampah Yang Ada di Pasar Kajase Teminabuan
METRORAKYAT.COM, SORONG SELATAN – Kepala Penanggung jawab pasar Dinas pendapatan daerah kabupaten Sorong Selatan minta kepada Dinas lingkungan Hidup kabupaten Sorong Selatan untuk segera membersihkan sampah yang selama 3 hari tertimbun di depan Pasar Kajase Teminabuan.
Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Bidang Pasar Viktor.H.Thesia,SE Selasa, (23/08/2022).
Viktor.H.Thesia,SE Kepala Bidang pasar mengungkapkan bahwa sampah yang berhamburan di depan pasar Kajase ini sangat jorok dan tidak baik oleh sebab itu saya mengharapkan kepada Dinas terkait dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sorong Selatan untuk segera bersihkan dan angkat bawa ke tempat pembuangan akhir (TPA).
“Jadi saya sangat mengharapkan untuk segera jangan tunggu lagi kalau besok sudah harus bersih jadi jangan lagi masih ada sampah kalau tidak besok saya palang agar tidak ada lagi aktivitas pembuangan sampah di sini,”tegas Viktor.
Oleh sebab itu Dinas Lingkungan Hidup agar bisa melihat ini atau menyiapkan tempat pembuangan sementara sehingga masyarakat yang datang buang sampah tidak sembarang sembarang seperti begini.
Lanjut “dengan tegas kami mengharapkan sampah ini segera diangkat karena ini sangat mengganggu para pedagang yaitu orang yang mau datang belanja tetapi melihat sampah seperti begini mereka rasa bahwa itu tidak baik sekali karena pasar ini merupakan wajah kotak dan juga sumber Pendapatan Baik Pelaku usaha maupun kita dinas pendapatan daerah. kenapa sampah bisa tertampung sampai begini di mana sampah tersebut sudah tidak diangkat selama 3 hari yaitu dari hari Sabtu sampai hari ini Selasa oleh sebab itu saya sangat berharap dinas terkait harus kasih bersih, Saya tidak mau tahu besok sudah harus bersih.”
Sejauh ini kami sudah melakukan upaya-upaya koordinasi dengan dinas terkait namun tidak ada tindakan sehingga saya selaku penanggung jawab Kepala pasar tidak mau tahu sampah ini besok sudah harus dibersihkan.
“Sampah tersebut juga dapat mengganggu pendapatan per hari baik dari pelaku usaha sendiri maupun kita dinas pendapatan daerah karena pelanggan mau datang belanja tidak bisa karena bauh sampah,”tutupnya. (MR/DEWA).
