Dua Kota di Banten Bersama Gannas Gelar Tasyakuran Akbar dan Makan 1000 Tumpeng Meriahkan HUT RI ke 77
METRORAKYAT.COM, TANGERANG – Dalam rangka menyambut dan meriahkan hari ulang tahun Republik Indonesia yang ke 77, warga di dua kota besar Provinsi Banten, yakni kota Tangerang dan Tangerang Selatan beserta organisasi anti narkotika ‘Gannas’ (Gerakan Anti Narkoba Nasional) DPD Tangsel menggelar acara Tasyakuran Akbar dan Makan Tumpeng Massal. 1000 Meter – 1000 Tumpeng di Masjid Jami Nurul Iman, Jalan dr Setia Budi, Kampung Kebon Manggis, Tangsel, pada Selasa, 16 Agustus 2022 malam lalu.
Ketua DPD Gannas Tangsel Ahmad Yani mengatakan, warga didua kota Tangerang dan Tangerang Selatan bersama Gannas Tangsel sepakat untuk mengadakan acara untuk menyambut dan meriahkan HUT RI ke 77.
“Dengan tema ‘Tasyakuran Akbar dan Makan Tumpeng Massal’ sepanjang 1000 meter – 1000 tumpeng,” ujar Ahmad Yani kepada wartawan dalam keterangannya melalui sambungan telepon, Kamis (18/8/2022).
Ahmad Yani juga menyampaikan bahwa hadir, Lurah dan warga Kelurahan Parung Serab, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.
“Hadir juga Camat Pondok Aren H. Hendra SH MSi, yang juga salahsatu pembina Gannas dan warga Pondok Aren. Kemudian hadir juga Lurah Pondok Kacang Timu, Tangsel,” kata Ahmad Yani.
Wakil Ketua DPD Gannas Tangsel Ardiansyah Surahman dalam keterangan via pesan singkat menambahkan, untuk pemotongan tumpeng dipimpin oleh ketua Panitia acara.
“Pemotongan 1000 tumpeng oleh ketua panitia, Bapak Maysuri untuk dibagikan kepada seluruh warga,” tutur Ardi sapaan akrabnya, Kamis (18/8/2022).
Ardi menerangkan, untuk Tausiah kemerdekaan disampaikan oleh KH Fachruddin Al Bantani dan Al Habib Nabiel bin Syauqi Al Qadri.
Dengan diadakannya acara tersebut Ardi berharap untuk kedepan, semoga masyarakat khususnya di Tangsel dan di Seluruh Indonesia menerapkan unsur P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika).
“Semoga Gannas dan seluruh lapisan masyarakat, kedepan bisa lebih besar lagi dalam kontribusi, terutama dalam hal sosialisasi/education tentang P4GN nya,” pungkas Ardi. (MR/Rmt)
