Pemkab Samosir Dapat Bantuan 300 Vaksin PMK dari Pemprovsu

Pemkab Samosir Dapat Bantuan 300 Vaksin PMK dari Pemprovsu
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir mendapat 300 dosis vaksin PMK dari Propinsi Sumatera Utara (Pemropvsu), melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Propsu. Bantuan diserahkan dan diterima langsung Kadis Ketapang dan Pertanian Samosir, Tumiur Gultom di Kantornya, Sabtu (16/7/2022), Samosir.

Penyerahan Vaksin PMK Bantuan Pemprovsu dihadiri, Kasat Binmas Polres Samosir, dan Perwakilan Kodim 0210/TU Serda Abidin Sihotang.

Pemberian bantuan vaksin dimaksudkan guna mencegah penyebaran PMK di Sumut, mengingat kasus terkonfirmasi PMK di Sumut sudah mencapai 14 ribu lebih ternak ruminansia rentan PMK (Sapi, Kerbau, Domba, Kambing dan Babi), yang menyebar di Sumut.

Lanjut Tumiur Gultom, bahwa Vaksin PMK yang diterima adalah bantuan tahap kedua dari Propvsu. Sebanyak 10.000 Dosis vaksin PMK disalurkan dengan sasaran seluruh Kabupaten/Kota yang telah terkonfirmasi yang rentan tertular PMK.

Dijelaskan, Pemkab mendapat bantuan sebanyak 300 Dosis. Vaksin tersebut diprioritaskan untuk vaksinasi ternak sapi yang sehat. Akan tetapi,tidak tertutup kemungkinan digunakan untuk vaksinasi ternak rentan PMK lainnya seperti Kerbau, ucapnya.

Rencana pelaksanaan vaksinasi akan dilaksanakan mulai tanggal 21-23 Juli 2022, di kecamatan yang akan ditentukan kemudian, karena masih tahap identifikasi oleh petugas di lapangan.

“Identifikasi ini perlu karena terbatasnya vaksin yang tersedia, sehingga diambil kebijakan bahwa ternak sasaran vaksinasi adalah ternak yang rentan tertular PMK karena berbagai faktor, seperti daerah dengan intensitas lalu lintas ternak yang tinggi, diantaranya Kecamatan Simanindo, Harian dan Sianjur Mulamula. Pelaksanaan vaksinasi PMK akan melibatkan Babinsa dari unsur TNI dan Babinkamtibmas dari Kepolisian” jelasnya.

Perwakilan Pemprovsu, drh. Maria Helentina mengharapkan, agar Pemkab Samosir dapat segera melakukan vaksinasi PMK dengan menggunakan vaksin yang sudah diterima. Penentuan sasaran vaksinasi diserahkan sepenuhnya kepada Pemkab sesuai dengan pertimbangan teknis oleh Petugas Medik/Dokter Hewan setempat.

“Apabila vaksinasi ini cepat dilaksanakan dan dilaporkan hasilnya kepada Pemprovsu melalui iSIKHNAS, akan menjadi penilaian dalam penambahan bantuan vaksin berikutnya,” ucap drh. Maria Helentina. (MR/156).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.