Pembangunan Gedung Balai desa Simolap Menjadi Prioritas Pj Kepala Desa Simolap
METRORAKYAT.COM, SUBULUSSALAM – Kecamatan Sultan Daulat desa Simolap kota Subulussalam mengedepankan persiapan Gedung Balai desa simolap, kegiatan yang didanai dari Dana Desa adalah bangunan balai desa yang menjadi salah satu kebutuhan yang tidak terpisahkan dari warga masyarakat. Kegiatan Rehab Balai desa di rencanakan dari Anggaran Dana Desa Tahap 2 atau 3 berlokasi di desa simolap dengan jumlah anggaran diperkirakan Rp.17.000.000,- dengan pengerjaan di anggaran 2022
Pembangunan ini adalah bukti nyata perhatian pemerintah terhadap pembangunan yang dimulai dari tingkat Desa. “Rehab balai desa menjadi prioritas terkait dengan Visi dan Misi saya sebagai Pj kepala Desa Simolap dan ingin mewujudkan masyarakat cerdas, mandiri, Sehat dan maju,” ucap Irma Nida
Di harapakan Pemerintah Desa dan warga masyarakat bersama – sama mendukung, melaksanakan, memanfaatkan dan melestarikan pembangunan yang didanai Dana Desa dengan semangat kerja keras.
Pembangunan Rehab Gedung balai ini merupakan kegiatan pembangunan sarana prasarana kesehatan masyarakat untuk Peningkatan Kualitas dan Akses terhadap Pelayanan Sosial Dasar yang output tujuannya mendorong optimalisasi kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat.
Pj Kades Simolap Menambahkan banyak nya debu di lantai Balai Gedung Desa membuat perihatin karena Debu juga dapat memicu masalah kesehatan lainnya seperti asma, infeksi saluran pernafasan dan juga sakit mata.
“Bagaimana kita mau sehat jika, area lingkungan kita masih banyak debu yang kita hirup itu kan percuma, untuk itu saya memproritaskan untuk rehab balai desa ini karena disini nanti banyak kegiatan ibu ibu pkm dan kader posyandu desa simolap”, pungkasnya.
“Dengan adanya Rehab Gedung balai desa, masyarakat bisa memanfaatkan prasarana kesehatan ini untuk berbagai kegiatan kesehatan seperti Imunisasi, senam lansia serta kegiatan dan program kesehatan lainnya dari pemerintah yang difasilitasi oleh kadernya masing-masing.
“Itulah manfaat dana desa yang dampaknya begitu besar terhadap pembangunan kesehatan dan tentunya menekan angka stunting terhadap kesehatan masyarakat,”sebutnya.(MR/Jr)
