Marsel Jeramun Gemar Lakukan Sosialisasi Pembentukan APAN Di Wilayah Dapil 2

Marsel Jeramun Gemar Lakukan Sosialisasi Pembentukan APAN Di Wilayah Dapil 2
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MABAR, NTT – Wakil Ketua II DPRD Manggarai Barat, Marselinus Jeramun terus bergerak mewujudkan kebangkitan industri sopi dan gula merah di wilayah Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Demi mewujudkan niat tersebut, Marsel akan membangun kekuatan yang solid dengan membentuk sebuah wadah yang dinamakan Asosiasi Petani Enau (APAN). APAN ini nantinya akan menghimpun seluruh para petani enau yang ada di Kabupaten Manggarai Barat.

Kata Marsel, Agar memuluskan rencana itu, dirinya giat melakukan “Lambu Mbaru” untuk melakukan sosialisasi pembentukan APAN. Sejumlah desa di wilayah Dapil 2 seperti Kecamatan Kuwus Barat, Kecamatan Pacar dan Kecamatan Macang Pacar telah dikunjungi politisi PAN ini. Selanjutnya, ia berencana menyusuri semua desa di Manggarai Barat yang bisa dijangkau.

“Kita mulai dengan membentuk Asosiasi Petani Enau atau APAN. Dengan adanya asosiasi ini, petani kita akan memiliki kekuatan yang solid,” ungkap Marsel saat bertemu petani di Desa Tueng, Kecamatan Kuwus Barat, Sabtu (16/7/22).

Menurut Marsel, baik sopi maupun gula merah adalah usaha sampingan yang menjanjikan keuntungan luar biasa. Kedua usaha ini dinilai sangat menguntungkan, sebab bisa dikerjakan tanpa harus memikirkan biaya investasi.

“Ini merupakan peluang usaha yang biaya investasinya tidak ada. Sehingga tidak ada alasan bagi kita untuk tidak mengembangkan usaha ini,” jelasnya.

Namun demikian lanjut Marsel, para petani masih ragu-ragu menggeluti usaha ini. Pasalnya, sopi belum masuk kategori minuman legal yang bisa dipasarkan dengan bebas. Hal ini pula yang membuat mayoritas masyarakat melakukan transaksi secara senyap dan sembunyi-sembunyi karena takut ketahuan oleh penegak hukum.

“Kebanyakan masyarakat kita, menjual sopi secara sembunyi-sembunyi karena takut ketahuan polisi. Oleh karena itulah, kiranya dengan asosiasi ini, kita di DPRD maupun di pemerintah segera membentuk produk hukum untuk melegalkan sopi di daerah kita ini,” katanya.

Oleh sebab itu, Ketua DPD PAN Mabar itu mengajak para petani untuk bahu membahu menyatukan kekuatan. Sehingga dengan itu, pemasaran sopi lebih terbuka tanpa harus takut. Lagi pula menurut dia, sudah menjadi rahasia umum di wilayah Manggarai Raya bahwa sopi merupakan minuman khas budaya yang menghiasi acara-acara adat. Sehingga tidak ada alasan bagi penegak hukum untuk menjerat masyarakat yang menggeluti usaha tersebut.

“Mari kita menjadikan usaha sopi dan gula merah ini sebagai usaha sampingan yang akan memperbaiki perekonomian keluarga kita,” tutup Ketua Ikatan Alumni Widya Mandala Surabaya itu.

Sementara itu, masyarakat setempat menyambut antusias kehadiran Wakil Ketua DPRD itu. “Kami sangat antusias menunggu kedatangan dari pak Marsel. Karena sebetulnya, kami sudah tahu tujuan kedatangan dia kesini untuk membentuk asosiasi ini,” kata salah seorang warga, Laurensius Kamis.

Laurensius juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas atas dukungan dan niat baik Wakil Ketua DPRD itu untuk membangkitkan semangat para petani sopi dan gula merah. Ia berharap, dengan adanya APAN, masyarakat tidak lagi melakukan transaksi secara sembunyi-sembunyi sebagaimana yang dilakukan selama ini.

“Kami sangat setuju dengan pembentukan asosiasi ini. Harapannya, ke depan kami bisa terlindungi dan tidak lagi sembunyi-sembunyi menjual sopi,” pungkas Laurensius.(MR/Eras Tengajo)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.