Walikota Singgung 12 Anggota DPR PB Dapil Kota Sorong Dalam Sambutan, Gazam : Itu Tidak Etis dan Tidak Mendasar

Walikota Singgung 12 Anggota DPR PB Dapil Kota Sorong Dalam Sambutan, Gazam : Itu Tidak Etis dan Tidak Mendasar
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SORONG – Sebagaimana diketahui secara resmi hari ini sebanyak 108 orang calon jamaah haji asal kota Sorong dilepaskan secara resmi oleh Walikota Sorong selaku koordinator haji Kota Sorong yang berlokasi di Gedung Lambert Jitmauw halaman kantor Walikota Sorong.

Dalam sambutannya orang nomor satu di kota Sorong tersebut sempat menyentil nama Gazam dan 12 anggota DPR Papua Barat dapil Kota Sorong yang katanya Gazam beserta 12 anggota DPR Papua Barat lainnya dari dapil Kota Sorong selama ini tidak pernah memperjuangkan anggaran untuk Kota Sorong.

Atas pernyataan Walikota Sorong tersebut Abdullah Gazam yang kebetulan ikut hadir dalam acara pelepasan tersebut saat dimintai keterangan menyampaikan bahwa statemen Walikota Sorong tersebut tidak beretika dan tidak mendasar.

“Iya saya sampaikan bahwa penyampaian Walikota tersebut sangatlah tidaklah etis dan tidak mendasar karena beliau melontarkan pernyataan tersebut tidak pada tempatnya. Kalau memang ada sentimen pribadi mestinya ada tempatnya, tapi karena beliau sudah menyampaikan di depan forum terbuka itu secara tidak langsung beliau sengaja mengajak perang dengan kami anggota DPR PB khususnya dapil kota Sorong karena ini berhubungan dengan nama baik kami,”ujarnya.

Dia pun menyampaikan rasa curiga atas statemen beliau itu, berkaitan dengan lontaran keras dirinya soal TPP pegawai kota Sorong yang beberapa waktu lalu sempat viral di media.

“Mestinya sebagai seorang bapak yang bijak harusnya bersyukur karena ada seorang sahabat baik yang mengingatkan beliau tentang hal itu karena saya punya prinsip kalau saya menganggap orang itu adalah sahabat maka tidak selalu saya puji tapi kalau ada yang salah maka saya katakan salah tapi kalau pernyataan saya itu juga dianggap salah ya sudahlah tidak terlalu penting juga bagi daya kok, nanti kita lihat di 2024 saja,”tegas Gazam yang juga ketua DPW PKB Papua Barat. Kata Pendiri Yayasan Atap Senja Papua tersebut.

Terkait dengan pernyataan beliau bahwa kami DPR PB tidak pernah bawa uang dari provinsi di Kota Sorong, lalu selama ini banyak program pro rakyat yang setiap saat kami turunkan tepat sasaran menyasar mereka-mereka yang membutuhkan apakah itu bukan uang dari provinsi kah, tanya Gazam dengan nada kesal.

Lanjut AG sapaan akrabnya, lalu anggaran mana yang beliau (Walikota) maksud.? Kalau soal anggaran TPP kan sudah jelas sumber uangnya yang diatur dalam regulasi PP serta peruntukannya pun sudah sangat jelas diatur bahkan informasi yang saya terima dari beberapa anggota DPRD Kota Sorong bahwa setiap tahun anggaran sudah dibahas dan sudah disetujui serta ditetapkan anggarannya lalu kenapa tidak dieksekusi kepada mereka para pegawai.

“Ataukah yang beliau maksud anggaran haji karena bertepatan dengan moment pelepasan haji tadi.? Nah itu tidak ada hubungan dengan kami di provinsi karena yang namanya anggaran haji itu menjadi tanggung jawab siapapun yang mau naik haji, terkecuali biaya operasional lain di luar dari pada itu,” tutup Gazam.(MR/Azrul)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.