Pemindahan Alat Sakramen Gereja Katolik ST.Petrus Moswaren Dari Gedung Lama Ke Gedung Baru
METRORAKYAT.COM, SORONG SELATAN – Umat Katolik Santo Petrus Moswaren melakukan pemindahan alat alat sakramen dari gedung Gereja lama ke Gedung Gereja baru.
Pemindahan tersebut dilakukan di Kampung Bumi Ajo (SP 1) Distrik Moswaren kabupaten Sorong Selatan provinsi Papua Barat Minggu, (26/06/2022).
Hal tersebut dilakukan berdasarkan surat ketegasan dari Keuskupan Manokwari – Sorong Nomor : 20763/A 17/VI.22.HDL; tertanggal 18 Juni 2022.
Turut hadir Pater Zepto Triffon Polii,Pr Pastor Paroki St.Albertus Agung Teminabuan, Stefanus Kocu, Ketua Dewan Paroki St. Albertus Agung Teminabuan, Danpos Ramil 05 Distrik Moswaren Sertu Suryanto, Kapospol Moswaren IPDA Laode, Sekretaris Distrik Moswaren Thonce Way, Dan Umat Katolik St.Petrus Moswaren.
Stefanus Kocu Kepada Media ini mengungkapkan bahwa pemindahan alat sakramen Gereja Katolik St.Petrus Moswaren ini awali dengan ibadah yang dilakukan di dalam Dalam gedung Gereja lama dan selanjutnya kita akan pindahkan alat sakramen tersebut ke gedung Gereja baru yang beralamat di Jalur 1 Bumi Ajo (SP 1).
lanjut” Umat yang ada di Katolik St.Petrus Moswaren tentunya itu merupakan umat yang tidak bisa terpisahkan karena gereja yang ada di jalur 7 sudah bukan lagi menjadi aset Gereja Katolik dan hari ini dilakukan pemindahan ke Jalur 1 maka secara otomatis Gereja Katolik itu yang ada di jalur 1.
Pembokaran ini lakukan berdasarkan perintah uskup melalui surat penegasan yang di keluarkan pada tanggal 18 Juni 2022 dan ini bukan karena keinginan pastor.
“Selaku ketua dewan paroki St.Agung Teminabuan menghimbau kepada umat yang ada bahwa kita pengurus dengan jemaat tidak ada persoalan sehingga kami mengharapkan kepada umat bahwa kita Katolik itu hanya satu dan struktur hirarki yang jelas maket kami mengajak umat untuk mari kita bersatu untuk ikut sedih jalur 1 yaitu di gereja katolik ya sudah dibangun karena disana resmi menjadi milik Keuskupan manokwari,”pungkasnya.(MR/DESIANUS WATHO).
