oleh

Polres Inhu Libatkan 190 Personel Operasi Ketupat LK 1443 H 2022

METRORAKYAT.COM, INDRAGIRI HULU – Dalam operasi ketupat lancang kuning 1443 H 2020 Polres Indragiri Hulu selama 12 hari  mulai 28 April hingga 9 Mei 2022 mendatang melibatkan 190 orang personel yang terdiri dari 100 orang personel Polri, 18 personel TNI, 18 personel Dishub, 18 personel Satpol PP, 18 personel Senkom dan 18 personel dari Dinkes Kabupaten Inhu.

Diwilayah Kabupaten Inhu ada  4 pos, terdiri dari 2 pos pengamanan yakni di Kecamatan Lirik dan Kecamatan Batang Gansal serta 2 pos pelayanan yang berlokasi di Kecamatan Rengat Barat dan Kecamatan Seberida ujar Kapolres Inhu, AKBP Bachtiar Alponso S.I.K usai memimpin  apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning (LK) 1443 H/2022 dihalaman di Mapolres Inhu Jumat (22/04/2022).

Dikatakan, “Kita akan memberikan layanan, pengaman dan keamanan bagi masyarakat dan pemudik, karena saat ini masih pandemi Covid-19, maka kita juga masih memberikan layanan vaksinasi Covid-19”.

Kapolres Inhu menambahkan, sesuai dengan amanah Kapolri bahwa tema operasi saat ini, “Ketupat-2022, wujud sinergi Polri dengan instansi terkait untuk menjamin masyarakat aman dan sehat dalam perayaan Idul Fitri 1443 H/2022”.

Sebagaimana diketahui, perayaan hari raya Idul Fitri sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Indonesia untuk melaksanakan kegiatan ibadah, berkumpul, dan bersilaturahmi dengan keluarga serta sahabat.

Pemerintah telah menetapkan libur nasional hari raya Idul Fitri 1443/tahun 2022 pada tanggal 2 dan 3 Mei 2022 dan juga menetapkan cuti bersama Idul Fitri pada tanggal 29 April dan tanggal 4 sampai dengan 6 Mei 2022.

Berbeda dengan Idul Fitri tahun lalu, pada tahun ini pemerintah memberikan kelonggaran-kelonggaran kepada masyarakat untuk dapat merayakannya dengan berkumpul bersama keluarga, kegiatan mudik tidak dilarang dan tidak dilakukan penyekatan-penyekatan di jalur-jalur lintasan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Kebijakan pemerintah untuk tidak melarang masyarakat melakukan perjalanan mudik telah ditanggapi dengan eforia, hal ini terbukti berdasarkan hasil survey Badan Litbang Kemenhub RI, diprediksi sekitar 85,5 juta masyarakat akan melaksanakan mobilitas atau perjalanan selama lebaran.

Pergerakan masyarakat ini terutama terkonsentrasi di wilayah Pulau Jawa dan Bali. Moda transportasi lebaran didominasi oleh jalur Darat dengan menggunakan (kendaraan pribadi 47%, kendaraan umum 31%), jalur Udara 10%, kereta api 10%, jalur laut 2%, dan lainnya 0,11%.

Walaupun situasi pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini sudah terkendali dimana tingkat penularan berada di bawah angka 1, dengan positivity rate dan BOR rumah sakit berada dibawah standar WHO, namun perlu tetap saya tegaskan bahwa pandemi belum sepenuhnya selesai.

Semua pihak harus selalu waspada dengan tingkat mobilitas masyarakat yang sangat tinggi dan sangat rawan terhadap terjadinya transmisi Covid-19 menjelang, pada saat dan pasca perayaan Idul Fitri 1443 H/tahun 2022 sehingga diperlukan langkah-langkah sinergis dengan seluruh stakeholder terkait agar masyarakat aman dan sehat dalam merayakan rangkaian Idul Fitri 1443 H/tahun 2022.

“Kita harus menyiapkan masyarakat agar aman dari penularan Covid-19 dengan terus menggelar kegiatan vaksinasi untuk mengejar Target pada 30 April 2022 khususnya wilayah Jawa dan Bali mencapai 100% untuk dosis 2, booster 30% dan Lansia 70% disertai dengan berbagai upaya pencegahan untuk menyelamatkan bangsa Indonesia dari bahaya pandemi Covid-19,” ucap Kapolres ( MR/Butar )

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Breaking News