oleh

Satu Kata Peduli Bersama Komunitas Charity Run, Donasi Pendidikan Anak Kebutuhan Khusus

METRORAKYAT.COM, KENDAL — Satu Kata Peduli bersama Komunitas pecinta olahraga Charity Run di beberapa wilayah melakukan Penggalang dana pendidikan, khusunya pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

“Penggalangan dana terkumpul akan diberikan kepada sekolah inklusi (kebutuhan khusus) di Kabupaten Kendal terkumpul Rp 205 juta, program kemanusiaan ini masih dibuka hingga akhir bulan Maret 2022,”.Hal itu diungkapkan Event Owner dan Founder Kafe Satu Kata, Marcelli Lianawaty dihadapan para peserta pecinta olahraga Charity Run sejumlah 70 dari berbagai penjuru daerah yang ada di Indonesia, akan menempuh jarak tempuh sejauh 85 kilo meter. Jumat, ( 4/3/2022) di Caffe Satu Kata Desa Jambearum Kendal, Jawa Tengah.

Maecceli menambahkan, “Peserta yang mengikuti Charity Run saat ini itu ada 75 peserta dari berbagai penjuru daerah di Indonesia, diantaranya dari Jabotabek ada 36 peserta, Bandung 1 peserta, Palembang 1, Makassar 1, Lombok 1, Bali 3 peserta, Malang 3, Surabaya 1, Gresik 1, Tegal 1,Cilacap 1, Jogjakarta 4, Magelang 1, Wonogiri 1, Kudus 2, Semarang 14, Kendal 3 peserta,” kata Marseli.

Acara ini digelar dalam rangka untuk menggalang dana untuk pendidikan di Kendal terutama pendidikan di Sekolah Luar Biasah (SLB).ujar marcelli

“Kami dari pecinta olahraga lari atau perkumpulan Charity Run yang ada di wilayah Semarang, Kendal dan sekitar itu sengaja mengadakan kegiatan ini karena kami memang mempunyai kepedulian di dunia pendidikan terutama pendidikan untuk anak berkebutuhan khusus di Kendal,” ucapnya.

Kegiatan Charity Run saat ini, lajut Marseli, merupakan kegiatan Charity Run yang kedua kalinya. Misi dari pengalangan dana saat ini itu sasaran donasinya untuk sekolah- sekolah inklusi yang ada di Kendal.

“Memang Pemkab Kendal sendiri sudah memulai mengembangkan sekolah- sekolah inklusi, namun karena menurut saya masih membutuhkan pengembangan lagi, maka kami ingin ikut berkontribusi dalam membantu mengembangkan sekolah inklusi di Kendal dengan cara mengalang dana untuk pendidikan anak berkebutuhan khusus di Kendal,” paparnya.

“Untuk rute yang ditempuh oleh para runner saat itu dimulai star dari halaman Cafe Satu Kata Patebon Kendal, kemudian melawati pasar Sedayu Gemuh menuju Desa Sojomerto, lalu menuju jalan sri wedari- jalan curug Sewu – jalan Patean- Singorojo- Boja – kemudian meuju jalan Kaliwungu Boja – jalan raya Kaliwungu- Des Sorog- Sukodono menuju jalan Tentara Pelajar- Purin hingga finish kembali lagi ke cafe satu kata Patebon Kendal,” ungkapnya.

Ia menuturkan, diperkirakan dengan jatak tempuh 80 kilo meter itu akan memakan waktu hingga 8-9 jam. “Semua peserta itu kita wajibkan untuk menggalang dana,” tandasnya.

Sementara, Bupati Kendal, Dico M Ganinduto, yang hadir dalam acara itu dan juga diminta oleh panitia kegiatan untuk melepas para runner tersebut menyampaikan bahwa, dirinya sangat mengapresiasi dengan kegiatan tersebut, yang pasti akan mensuport kegiatan- kegiatan positif seperti Charity Run ini.

“Dengan kegiatan seperti ini tentunya juga bisa untuk mempromosikan destinasi yang ada di kendal. Selain destinasi wisata kita juga bisa mempromosikan UMKM dan kuliner- kuliner yang ada di Kendal, karena para peserta yang datang dari luar kota ini juga menginap di Kendal, jadi kita bisa promosikan potensi- potensi yang ada di Kendal kepada mereka,” paparnya.

Dico menambahkan, pihaknya akan suport sepenuhnya kegiatan seperti itu, karena selain bisa mempromosikan destinasi wiasata, kegiatan itu juga untuk penggalangan dana untuk pendidikan di sekolah inklusi.

“Selain itu kegiatan ini juga baik untuk kesehatan. Saya berharap kegiatan seperti ini bisa sering- sering dilaksanakan dan kita juga lagi berencana akan menyiapkan kegaiatan seperti ini dihari brikutnya nanti,” pungkas Dico, saat melepas para runner dari berbagai daerah di Indonesia yang menempuh jalur 85 kilo meter di Kendal karena tertarik dengan keindahan alam dan destinasi wisata di Kendal.
(mr//siva zou)