Dorongan Pemekaran Babo Raya dari Kabupaten Teluk Bintuni Terus Bergulir
METRORAKYAT.COM, BINTUNI – Aspirasi pemekaran Babo Raya dari Kabupaten Teluk Bintuni tidak ada tawar-menawar karena wilayah Kabupaten Teluk Bintuni merupakan daerah yang sangat luas di Papua Barat.
Sehingga APBD sebesar apapun tidak akan menyentuh 4 suku besar Kuri Wamesa Irarutu dan Sumuri di wilayah Babo Raya yang melingkupi 7 Distrik, karenakan luasnya wilayah yang begitu besar.
“Daerah Teluk Bintuni sudah seharusnya mekarkan beberapa wilayahnya guna memperpendek rentang kendali pemerintah kepada masyarakat demi pemerataan dan kesejahteraan bersama,” kata Abu Bakar Dorisara, perwakilan pemuda dari Suku Sumuri, Kamis (3/3/2022).
Aspirasi DOB Babo Raya sudah ada kajian akademis, terkait Babo Raya yang terdiri dari 4 Suku Besar (Kuri, Wamesa, Irarutu dan Suku Sumuri) yang menjadi pondasi dasar dari Kabupaten Babo.
Oleh karena itu, sudah sewajarnya Babo Raya dimekarkan mengingat belum terwujudnya kesejahteraan di wilayah Babo Raya yang merupakan penyumbang pemasukan negara melalui BP Tangguh dan Genting oil dan disusul dengan Petro Kimia.
“Perjuangan pemekaran Babo Raya bukan baru kemarin siang, perjuangan ini sudah dimulai semenjak tahun 2001,” tuturnya.
Abu Bakar Dorisara menyatakan, apabila aspirasi ini tidak didengar maka akan muncul gejolak di daerah, yang akan terganggunya objek vital nasional di wilayah Babo Raya. (MR/Azrul)
