Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Reses di Pantai Sorake
METRORAKYAT.COM, NIASSELATAN – Bertempat di Kalabubu House, Pantai Sorake, Desa Botohili Sorake, Kecamatan Luahagundre Maniamolo – Kabupaten Nias Selatan, Drs. Penyabar Nakhe Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan Reses II Tahun Sidang III 2021-2022, Kamis (03/03/2022).
Camat Luahagundre Maniamolo, Irvan Dakhi dalam kata pembukaan menyampaikan terima kasih kepada Drs. Penyabar Nakhe yang telah memilih Desa Botohili Sorake sebagai lokasi Reses dan berharap kepada seluruh elemen masyarakat yang hadir untuk menyampaikan aspirasi, apa lagi mendekati momen pelaksanaan Surfing Internasional dimana lokasi pelaksaannya pantai Sorake.
Mewakili tokoh masyarakat, Akila Wau menyampaikan syukur kepada Tuhan dan berterima kasih kepada Drs. Penyabar Nakhe karena baru pertama kali dilaksanakan reses di Pantai Sorake. Dia berpesan agar Drs. Penyabar Nakhe tidak hanya sekedar melaksanakan kewajiban sebagai anggota DPRD, bertemu dengan konstituennya namun menyerap aspirasi masyarakat untuk disampaikan di provinsi.
Penyabar Nakhe dalam reses menyampaikan bahwa pelaksanaan reses di pantai Desa Botohili Sorake, Kecamatan Luahagundre Maniamolo merupakan hasil diskusi dengan Camat Luahagundre Maniamolo dengan Kepala Desa Botohili Sorake dalam rangka pelaksanaan surfing international.
“Saya dengar dari Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia, Pak Jokowi sudah ada lampu hijau akan datang, akhirnya saya pikir-pikir, saya coba berbuatlah. Walaupun hanya sedikit untuk support pelaksanaan surfing ini.” terangnya.
Dia mengingatkan agar masyarakat Botohili Sorake diberdayakan, dilibatkan dalam setiap even di Sorake. Tentang hal ini akan diwujudkan pada pertemuan-pertemuan berikutnya dengan timnya.
Dia juga mengajak agar seluruh yang hadir untuk sepakat, yang dibutuhkan Desa Botohili Sorake adalah pengembangan disektor Pariwisata.
Dalam kesempatan itu dia juga menyampaikan agar mensnyinkronkan Program Pemerintah Desa, Program Pemerintah Kabupaten/Kota dan Program Pemerintah Pusat yang dinamakan kolaborasi karena semua program-program itu adalah untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam kondisi pandemi COVID-19 sekarang ini, pengembangan pariwisata bukan lagi pada destinasi wisata, melainkan kolaborasi pariwisata, sehingga dapat menumbuhkan dan memberdayakan UMKM, hal ini disampaikan oleh konsultan yang datang bersama Drs. Penyabar Nakhe, acara dilanjutkan dengan diskusi.
Pada pertemuan tersebut, Drs. Penyabar Nakhe turut membagikan minyak goreng kepada masyarakat, mengingat kondisi masyarakat saat ini mengalami kesulitan dalam memperoleh minyak dipasar-pasar.
Turut hadir dalam acara ini Camat Luahagundre Meniamölö, Perwakilan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga, Perwakilan Dinas Kesehatan, yang mewakili Kapolres Nias Selatan, Kepala BPJS Nias Selatan, Sekcam Luahagundre Maniamölö, para Kepala Desa se-Kecamatan Luahagundre Maniamölö, para Ketua BPD se-Kecamatan Luahagundre Maniamölö dan tokoh masyarakat. (MR/JSS)
