Bupati Siak Diminta Tegas Soal Vaksinasi Anak, Munculnya Anak Divaksin Bergabung Dengan Tidak Divaksin
METRORAKYAT.COM, SIAK – Kegiatan vaksinasi saat ini digaungkan oleh Pemerintah dan menjadi perhatian utama Presiden Joko Widodo terutama untuk anak dengan umur 6 s/d 11 tahun yang menjadi perhatian khusus. Anak merupakan orang yang sangat rentan sebagai sebagai carrier Covid-19 dan dapat menularkannya kepada orang lain disekitarnya, hal ini dikarenakan rata-rata anak yang terjangkit tidak bergejala sehingga tidak diketahui apakah anak tersebut terjangkit atau tidak.
Kejadian penularan dengan transmisi cluster keluarga sudah terjadi di Kabupaten Siak, dimana tertularnya seorang anak berusia 8 tahun di Kecamatan Kandis yang kemudian menjadi kluster didalam keluarganya, diketahui bahwa anak tersebut belum mendapatkan vaksinasi Covid-19 sama sekali, demikian hasil informasi yang diperoleh dari salah seorang petugas Puskesmas Kandis yang namanya tidak mau disebutkan, Kamis (10/2/2022).
“Hal ini yang semakin menakutkan bagi para Wali murid yang sebelumnya dirilis oleh RT, permintaan memisahkan antara siswa yang sudah divaksin dan yang belum divaksin dalam proses belajar tatap muka, hal ini yang belum mendapat respon cepat dari Dinas pendidikan Kabupaten Siak, kami rasa pemerintah, Pak Bupati cuek dengan yang kami suarakan, karena sampai sekarang anak-anak kami masih disamakan belajar tatap muka dengan yang belum divaksin,” ungkap ibu Lusi, salah seorang wali murid di Kecamatan Dayun.
Dari hasil pemantauan di lapangan bahwa antusias warga mengantar anaknya untuk divaksin semakin tinggi namun masih ada sebagian yang juga tidak ingin anaknya divaksin, tentu perlu ketegasan dari pemangku kebijakan yaitu Bupati siak, karena ini menyangkut keselamatan masyarakat di kabupaten Siak agar kejadian penularan cluster keluarga di Kecamatan Kandis terjadi dikeluarga yang lain.
Seperti diketahui bahwa vaksin anak di Kabupaten Siak sudah mencapai 68.04 % tinggal 32 % lagi, dari jumlah keseluruhan sebanyak 53.412 orang, berarti sudah 36.342 orang anak yang sudah divaksin dan sebanyak 19.124 orang yang belum divaksin.
Sampai saat diterbitkannya berita ini, belum bisa menghubungi Bupati Siak untuk mengetahui kebijakan yang akan diambil oleh Pemkab Siak terhadap permintaan Wali murid, diperoleh informasi bahwa Bupati masih melakukan perjalanan dinas keluar Provinsi. (MR/RED)
