Warga Desa Ngal Impikan Akses Jaringan Internet
MEYRORAKYAT.COM, KARIMUN – Ketertinggalan Akses Informasi dan jaringan internet menjadi skala prioritas yang diharapkan seluruh Warga di Desa Ngal Kecamatan Ungar, Kabupaten Karimun, untuk diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau.
Salah seorang Guru Sekolah Dasar (SD) di Desa Ngal, ketika dikunjungi oleh metrorakyat.com rabu 05/01 mengatakan, bahwa selama masa belajar online, sama sekali tidak bisa berlangsung di sekolah tersebut dikarenakan akses layanan internet belum ada didesa tersebut, bahkan pegawai Tata Usaha dari sekolah tersebut apabila ingin menggunakan layanan internet harus pergi ke Kantor Desa, dengan menggunakan tower wifi milik desa yang memiliki akses dengan radius yang terbatas.
“Kami tenaga pengajar sangat kewalahan pak untuk mengakses informasi, dan juga untuk mengadakan proses belajar zoom dimasa pandemi covid 19, karena memang akses internet sama sekali belum ada disini, terkadang kalau kami ada butuh layanan internet, kami harus menumpang kekantor desa, kalau untuk siswa tidak mungkin seluruhnya dibawa kekantor desa setiap hari, jadi siswa ya diliburkan,” ujarnya.
Ketika berada di Desa Ngal, awak media metrorakyat juga mencoba menghubungi Kepala Desa Ngal, Yusri yang berketepatan sedang berada di Kundur, namun telepon selulernya tidak dapat dihubungi dikarenakan jaringan tidak ada, dan pesan whatsaap juga tidak terkirim karena tidak ada akses internet.
Harapan warga Desa Ngal, bukan saja hanya untuk layanan informasi, juga layanan transportasi, yang hanya sekali dalam sehari. Sulitnya akses transportasi membuat para siswa di tingkat SMP dan SMA harus mondok di Kundur, dikarenakan belum adanya Transportasi rutin, dan juga sekolah selain daripada TK dan SD.
Dengan waktu yang berbeda, Kepala Desa Ngal ketika dikonfirmasi lewat telepon, mengatakan, bahwa warganya sangatlah membutuhkan akses transportasi dan layanan komunikasi, juga jaringan internet.
“Pak wartawan, mohon maaf jika tadi tak bisa ditelpon, karena jaringan tidak ada kalau dirumah, berketepatam saya ada perlu kekantor seusai magrib, saya lihat ada pesan whatshaap dari bapak, maka saya telepon kembali. Memang benar pak, kami didesa ini sangat membutuhkan perhatian pemerintah untuk layanan internet dan juga layanan transportasi, tetapi yang paling kami utamakan adalah internet, karena sangat menunjang untuk kemajuan pendidikan anak didesa ini. Saya juga akan mencoba untuk berkordinasi kepada pihak Telkomsel, terkait layanan internet didesa ini,”ujarnya. (MR/Lamhot)
