Protes Terhadap Pelaku Penabrakan Hingga Menyebabkan Kematian, Warga Blokir Jalan Sambil Menghidupkan Sijago Merah

Protes Terhadap Pelaku Penabrakan Hingga Menyebabkan Kematian, Warga Blokir Jalan Sambil Menghidupkan Sijago Merah
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SORONG SELATAN – Protes atas kejadian tabrakan yang menyebabkan meninggalnya salah satu warga berinisial LK, warga menghidupkan si Jago Merah selama delapan (8) jam. Aksi tersebut menghiasi Jalan Teminabuan Ayamaru, hingga menjadi perhatian banyak orang. Hal ini terjadi tepatnya di depan RSUD Scholo Keyen kampung Keyen kabupaten Sorong Selatan akibat Kecelakaan lalulintas yang berbuntut kematian Selasa, (11/01/2022).

Elisa Wororik selaku orang tua kepada media ini menerangkan bahwa aksi pemblokiran dan pembakaran sijago Merah ini merupakan bentuk kekecewaan dari pihak keluarga atas kejadian lakalantas yang berujung kematian Almarhum LK.

“Kami juga merasa kecewa atas kejadian tersebut karena pelaku usai menabrak sikorban langsung melarikan diri begitu saja,”katanya.

Lanjut warga itu lagi,  pemblokiran jalan tersebut akan dilakukan sampai ada titik terang dan pertanggungjawaban dari dari pelaku. Termasuk juga beberapa tuntutan warga yang sudah disampaikan kepada para tokoh dan intelektual yang telah dipercayakan untuk memfasilitasi persoalan tersebut.

Adapun tuntutan yang disampaikan adalah: 1. Jenasah almarhum LK sebelum keluar dari rumah sakit untuk dimakamkan. 2. Pihak pelaku harus menjawab bersedia menyelesaikan beban yang diberikan diantaranya uang sebesar Rp.10.000.000.000 (Sepuluh Miliar) dan kain timur berjumlah 1000 Potong kain dan proses hukum positif tetap berlanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Sementara itu Kapolres Sorong Selatan melalui Kasat Lantas AKP Putiho, S.IP., MH mengutarakan bahwa tentunya upaya hukum yang dilakukan sesuai prosedur dimana setelah ada laporan maka pihak kepolisian  akan memproses dengan terlebih dahulu turun langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) dan selanjutnya,melakukan evakuasi terhadap korban kecelakaan inisial LK yang langsung di evakuasi menuju RSUD untuk mendapatkan penanganan.

“Kami juga akan mengkondisikan/memfasilitasi kedua belah pihak untuk mendapatkan kesepakatan bersama. Antara kedua belah pihak baik korban maupun pelaku meskipun ada kesepakatan berdamai, namun proses secara hukum kami satuan laka lantas akan tetap melaksanakan sesuai tahapan tahapan,” kata nya.

AKP Putiho juga menghimbau masyarakat untuk  agar tetap bersabar.

“Kami akan berupaya memberikan solusi terbaik bagi masyarakat banyak karena ini jalan umum sehingga kami mengharapkan segera dibuka agar akses dari Moswaren, Wayer dan Maybrat dapat kembali melakukan aktivitas dengan aman,”tutup nya.(MR/DEWA).

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.