Langkat Negeri Bertuah Selamanya Menjadi Bumi Melayu

Langkat Negeri Bertuah Selamanya Menjadi Bumi Melayu
Bagikan

METRORAKYAT.COM, STABAT –  Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin pada pidato paripurna peringatan HUT Langkat ke-272 menyatakan, Langkat adalah negeri Melayu dan tak akan merubah tatanan yang ada. Negeri bertuah selamanya terus menjadi bumi melayu.

Perayaan bertema “Langkat Tumbuh Langkat Tangguh”  dilaksanakan di ruang rapat paripurna, Gedung DPRD Langkat, Stabat, Senin (17/1/2022) secara sederhana, sebab pandemi COVID-19 belum berakhir.

Paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Langkat Sribana Peranginangin. Bupati didampingi Wakil Bupati Langkat H. Syah Afandin dan Sekdakab Langkat dr. H. Indra Salahuddin.

Bupati mengucapkan selamat hari jadi Kabupaten Langkat  dan menyatakan kepemimpinannya bersama Syah Afandin tidak pernah sedikit pun terbesit merubah tatanan Langkat yang sudah terbangun.” Langkat akan terus menjadi negeri melayu,” pungkasnya.

Bupati berharap momentum hari jadi Langkat memperkokoh kebersamaan, dan memperkuat sulaturahmi antar etnis, suku dan agama serta meningkatkan kepedulian untuk saling memberikan kebaikan dan belajar dari setiap kekurangan.

Bupati mengakui adanya keterbatasan dari sejumlah program yang dilakukan maupun konsentrasi anggaran, sebab masih fokus pada pemulihan kesehatan masyarakat.

” Sejumlah kebijakan maupun koordinasi baik ke pemerintah Provinsi serta pusat tetap menjadi prioritas untuk kemajuan wisata,” sebutnya

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, atas dukungan program vaksinasi hingga Langkat mencapai vaksinasi 70 persen lebih.

Sekda dalam pidatonya menguraikan sejarah penetapan hari jadi Langkat. Serta menyampaikan HUT Langkat ditetapkan berdasarkan amanah Perda Kabupaten Langkat Nomor 11 Tahun 1995, tentang hari jadi Kabupaten Langkat Daerah Tingkat II Langkat.

Sekda juga menyebutkan tema HUT Langkat disesuaikan dengan semangat peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2021.

Akhir paripurna, Bupati Langkat menyerahkan cendramata kepada pencipta Mars Langkat Berseri Ny.Fuad Ams dan penulis sejarah Langkat Ny.H.M Nuh. Serta kepada Bupati, Wakil Bupati dan Sekdakab Langkat terdahulu.

Usai paripurna, dilanjutkan penyantunan anak yatim dan pemotongan nasi tumpeng dihalaman belakang kantor DPRD Langkat. Pemotongan dilakukan Bupati diikuti oleh Wabup Langkat.

Hadir segenap anggota DPRD Langkat, Forkopimda plus Langkat, Tokoh Masyarakat/Agama dan Pemuda, para pimpinan Parpol dan undangan lainnya.(MR/rel).

BACA JUGA : https://rubrikrakyat.com/langkat-negeri-bertuah-selamanya-jadi-bumi-melayu/

Admin Metro Rakyat News