Laka Lantas di Tanjung Pinggir, Pengendara Honda Scoopy Meninggal di Rumah Sakit

Laka Lantas di Tanjung Pinggir, Pengendara Honda Scoopy Meninggal di Rumah Sakit
Bagikan

METRORAKYAT.COM, PEMATANGSIANTAR – Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa terjadi di Tanjung Pinggir tepatnya di Jalan Tuan Ronda Haim dekat Gang Losmen Mandarin Kelurahan Tanjung Pinggir Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematangsiantar, Selasa malam (25/1/2022) sekira pukul 21.20 WIB. Kecelakaan tersebut melibatkan satu buah kendaraan roda empat yaitu mobil Pajero dan roda dua yaitu sepeda motor Honda Scoopy. Dalam kecelakaan itu pengendara sepeda motor meninggal setelah sebelumnya sempat di rawat di rumah sakit.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K dalam keterangannya tertulisnya menyampaikan sebelum kejadian Mobil Pajero No.Pol BK 1090-TD yang dikemudikan oleh Kevin Ridho Illahi (21) warga Jalan Tuan Ronda Haim Kelurahan Tanjung Pinggir Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematangsiantar yang datang dari arah terminal tanjung pinggir menuju arah Jalan Pdt. J. Wismar Saragih. Saat itu kondisi gelap malam hari cuaca hujan dan badan jalan basah. Lebar jalan cukup jalan bagus namun menikung selanjutnya lurus, jalan berada di kawasan perumahan penduduk, pandangan bebas ke depan.

Sesampainya di tempat kejadian mobil Pajero bertabrakan dengan sepeda Motor Honda Scoopy No.Pol BK 4909-TBM yang dikendarai Amri Rody (27) warga Jalan Pisang Gamg Bacang No. 22 Kelurahan Pardamean Kecamatan Siantar Marihat Kota Pematangsiantar yang datang dari arah jalan Pdt. J. Wismar Saragih menuju arah terminal Tanjung Pinggir atau berlawanan arah jurusannya.

Akibat kecelakaan tersebut pengemudi Mobil Pajero menderita luka ringan dan berobat di RSU Dr. Djasamen Kota Pematangsiantar sedangkan pengendara Septor Honda Scoopy menderita luka berat dan dibawa ke RSU Kota Pematangsiantar untuk dirawat. Namun naas akibat luka berat yang dideritanya Amri Rody meninggal dunia di rumah sakit. Kota Pematangsiantar. Selain menelan korban jiwa kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerugian materi sebesar 20 juta rupiah.

“Petugas yang mengetahui kejadian langsung turun ke lokasi dan melakukan olah TKP. Hingga saat ini penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas tersebut masih dalam proses penyelidikan petugas, “ujarnya. (MR/MBPS).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.