19 Kabupaten dan 6 Provinsi Studi Banding Pembangunan Perumahan Komunitas Di Kendal

19 Kabupaten dan 6 Provinsi Studi Banding Pembangunan Perumahan Komunitas Di Kendal
Bagikan

METRORAKYAT.COM, KENDAL — Sembilan Belas dan 6 Provinsi Studi Banding Pembangunan perumahan komunitas di Desa Penyangkringan, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal menjadi percontohan pemerintah daerah lain.

Sembilan belas kabupaten/kota dari 6 provinsi di antaranya melakukan pembelajaran langsung di lokasi pembangunan rumah komunitas Kendal yang dinilai terkonsep dengan baik.

Meliputi, Provinsi Jawa Tengah, Lampung, Jawa Timur, Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Sumatera Selatan.

Hadir pejabat pemerintah kabupaten/kota meninjau langsung proses pembangunan rumah komunitas di Desa Penyangkringan, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Selasa (30/11/2021).

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menunjuk Surakarta dan Kabupaten Kendal sebagai objek Horizontal Learning DAK Integrasi 2021 yang diikuti semua kabupaten/kota di Indonesia.

Koordinator Bidang Perumahan pada Kementerian PPN/Bappenas, Nurul Wajah Mujahid mengatakan, pembelajaran langsung ini sebagai media untuk mengetahui konsep program yang diterapkan Pemerintah Kendal.

Dengan itu, peserta yang terdiri dari unsur Bappeda, Disperkim, dan Dinas Pekerjaan Umum tiap daerah bisa mereplikasi (meniru) apa yang dilakukan Pemerintah Kendal dalam menyediakan perumahan yang terjangkau dan terpadu.

“Kami dari Bappenas memfasilitasi kegiatan ini dengan mengajak langsung 50-an peserta dari 19 kabupaten/kota. Tujuannya untuk melihat dan belajar bagaimana kegiatan ini direncanakan, disiapkan dan apa saja yang dilakukan pemerintah dan masyarakat,” terangnya saat mengikuti peninjauan rumah komunitas, Selasa (30/11/2021).

Nurul berharap, dengan pembelajaran langsung ini dapat mempermudah pemerintah daerah lain dalam mereplikasi, menyempurnakan program serupa sesuai dengan kondisi daerah masing-masing.

Sehingga kabupaten/kota yang sudah siap bisa mengikuti jejak 11 kabupaten/kota yang mendapat dana DAK terintegrasi pembangunan rumah pada 2021.

“Kami memfasilitasi itu bersama Kementerian PUPR. Pemda harus menyusun perencanaannya, diajukan, dan dinilai mana yang paling siap, memungkinkan dan punya program,” jelasnya.

Sementara itu Daniel Apriliarso Ketua Komunitas Weleri Asri mengatakan bahwa persiapan pembangunan ini sekitar tiga Tahun dalam pelaksanaanya menyiapkan penerima bantuan yang sesuai dalam aturan penerimanya,

“Kami sebagai ketua komunitas menyiapkan para penerima bantuan sesuai kriteria yang di tentukan, bagi masyarakat yang memang belum mempunyai rumah dan sudah berkeluarga. Sesuai aturan dari pemerintah,” kata Daniel.(mr//Siva zou)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.