Warga Perbaungan Ditemukan Meninggal Dunia Dekat Jembatan Perlintasan Kereta Api Jurusan Medan – Siantar
METRORAKYAT.COM, SERGAI – Warga sekitar jembatan perlintasan kereta api, tepatnya di Lingkungan Pasiran Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut), dihebohkan dengan penemuan mayat seorang laki – laki dewasa, Senin (15/11/2021) sekira pukul 06.30 Wib.
Diketahui korban yang bernama France Hutasoit (39) warga Dusun I Desa Jambur Pulau, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai itu diduga meninggal dunia tertabrak kereta api.
Menurut keterangan Kapolres Sergai AKBP Dr.Ali Machfud melalui Kapolsek Perbaungan AKP Viktor Simanjuntak mengatakan, awalnya personil mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada seorang laki – laki meninggal dunia dibawah jembatan perlintasan kereta api di Lingkungan Pasiran, Kelurahan Simpang Tiga Pekan Perbaungan.
Mendapat Informasi adanya penemuan mayat tersebut personil Polsek Perbaungan yang dipimpin Kanit Reskrim IPDA Zulpan Ahmadi bersama pelapor langsung turun ke lokasi TKP.
Sesampainya di lokasi TKP pelapor mendapat informasi langsung dari saksi Doni Aliansan menjelaskan, bahwa pada Senin (15/11/2021) dini hari sekitar pukul 00.06 Wib mendapat laporan dari Febri masinis Kereta Api 2802 yang membawa BBM tujuan Medan – Siantar menabrak seseorang yang tidak dikenal, tepatnya di KM 36.00 Petak Jalan Lubul Pakam – Perbaungan.
Atas laporan tersebut saksi menyisir diperlintasan kereta api tetapi tidak ditemukan, kemudian menurut keterangan saksi lain yaitu Tomi Gunawan Harahap sekitar pukul 05.30 Wib, pada saat itu dirinya hendak membuang air besar.
Dan kemudian tepatnya dipinggir sungai Ular saat saksi meletakkan tas miliknya diatas benteng, lalu saksi melihat mayat tergeletak di pinggir rel jembatan kereta api, dan langsung melaporkan kepada warga sekitar.
Setelah sampai dlokasi, Tim Inafis Sat Reskrim Polres Sergai melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan terhadap mayat tersebut.
Dan ditemukan luka robek pada kepala belakang (pecah), seluruh punggung belakang mengalami memar, dekat pinggang mengalami luka, kaki kanan dan kaki kiri patah, lengan kanan patah serta mengeluarkan darah dari telinga dan hidung.
Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Sultan Sulaiman untuk dilakukan VER.
“Di TKP ditemukan sebagai barang bukti 1 (buah) Sendal warna biru tua, 1 (buah) baju kaos warna putih biru, 1 (buah) celana pendek warna coklat,” terangnya.(MR/AS)
