Nilai Impor Sumut, September 2021 Turun 13,52 Persen
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Berdasarkan data serta pemantauan Badan Pusat Statistik Sumatera Utara (BPS Sumut), bahwa untuk nilai impor pada bulan September 2021 atas dasar CIF (cost, insurance & freight) sebesar US$401,46 juta mengalami penurunan sebesar 13,52 persen jika dibanding bulan Agustus 2021 dengan capaian sebesar US$464,23 juta.
“Namun bila kita bandingkan dengan bulan yang sama di tahun sebelumnya, nilai impor mengalami kenaikan sebesar 20,96 persen”, terang Kepala Badan Pusat Statistik Sumut, Syech Suhaimi melalui kanal youtube, Rabu (3/11/2021).
Menurutnya, nilai impor berdasarkan golongan penggunaan barang bulan September 2021 dibanding bulan Agustus 2021, barang modal tentu mengalami penurunan sebesar 40,82 persen, bahan baku/penolong turun sebesar 10,35 persen dan barang konsumsi turun sebesar 9,80 persen,” urainya.
Kemudian, pada September 2021, golongan barang yang mengalami kenaikan nilai impor terbesar adalah golongan gandum-ganduman sebesar US$28,89 juta (1.823,07%).
Dan yang mengalami penurunan terbesar adalah golongan Mesin-mesin/Pesawat mekanik yang mengalami penurunan sebesar US$23,60 juta (-39,21%).
“Kemudian nilai impor di bulan September 2021 dari Tiongkok merupakan terbesar yaitu US$104,15 juta dengan perannya mencapai 25,94 persen dari total impor Sumut diikuti Malaysia sebesar US$54,82 juta (13,65%) dan Thailand sebesar US$27,85 juta (6,94%),” imbuhnya. (MR/156).
