oleh

Miris Melihat Kondisi PKL di Pasar di Kp Lalang, Dirut PD Pasar Ajak Seluruh Pihak Kolaborasi

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Penataan pedagang kaki lima (PKL) memerlukan kolaborasi dari unsur musyawarah pimpinan kecamatan (muspimcam) Medan Sunggal.

Temuan ini didapat saat direksi PUD Pasar Medan antara lain Dirut Suwarno,(foto), Dirops Ismail Pardede, Dirkeu/Adm Fernando Napitupulu, dan Dirbang/SDM Imam Abdul Hadi, mengadakan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Kampung Lalang di Jalan Klambir V, Medan, Senin (1/11). Hadir pula Kepala Cabang II Budi F Putra dan Kepala Pasar Kampung Lalang Rosmalita.

Para direksi tiba di pasar itu sekitar pukul 07.15 WIB. Dirut didampingi direksi lainnya meninjau drainase yang ada di bagian depan pasar. Setelah itu, menyinggahi para pedagang yang berjualan di badan jalan.

Dari para pedagang inilah diperoleh informasi bahwa mereka membayar uang kebersihan, dan jaga malam kepada oknum. Mendengar ini, para direksi mengajak pedagang untuk berjualan di dalam Pasar Kampung Lalang. “Kalau ini kan mengganggu arus lalulintas. Di dalam masih ada lapak kok, kan lebih enak lagi kalau di dalam jualannya. Mau ibu ke dalam pasar kan,” ajak Dirut.

Ditambahkan Dirut, untuk menata PKL di depan Pasar Kampung Lalang yang berada di badan jalan, perlu kolaborasi dari berbagai unsur muspimcam. Diantaranya pihak kelurahan, polsek dan koramil. “Kami akan membangun komunikasi dengan unsur forkopimcam. Sehingga nantinya tumbuh kolaborasi antar-instansi untuk membenahi Pasar Kampung Lalang ini,” beber Dirut.

Selain meninjau PKL di sepanjang Jalan Klambir V, para direksi juga berkeliling di seluruh lingkungan pasar. Selepas itu mengadakan pertemuan dengan para karyawan Pasar Kampung Lalang dan pengurus P4B Unit Kampung Lalang selaku perwakilan pedagang.

Di kesempatan itu, Dirops menyampaikan bahwa manajemen turun ke lapangan untuk mengurai persoalan sedikit demi sedikit. “Pada prinsipnya, pedagang, pengelola berkolaborasi supaya Pasar Kampung Lalang bisa lebih nyaman bagi pedagang dan konsumen,” pungkasnya. (MR/RED)

Breaking News