Langsung Ditangani Serius, Keluarga Marlon Sinaga Ucapkan Terimakasih Kepada Ketua TMP Kota Medan dan Dirut RSUD dr Pirngadi Medan

Langsung Ditangani Serius, Keluarga Marlon Sinaga Ucapkan Terimakasih Kepada Ketua TMP Kota Medan dan Dirut RSUD dr Pirngadi Medan
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan menerima pasien penderita lever di ruang Unit Gawat Darurat, Sabtu (20/11/2021) sekitar pukul 20.00 WIB.

Adapun pasien penderita penyakit lever tersebut bernama Marlon Sinaga, warga Jalan Sempurna lingkungan V No.28 Kelurahan Cinta Damai Kecamatan Medan Helvetia. Kondisi  Marlon Sinaga saat dibawa ke RS dr Pirngadi Medan sudah sangat lemah dan tubuhnya terlihat  kurus dan perut membesar. Pihak keluarga mengatakan jika Marlon Sinaga sudah tiga (3) bulan menderita Lever.

Di UGD, mereka langsung diterima dengan baik oleh tenaga medis di rumah sakit milik pemerintah kota Medan tersebut. Meski sempat ditanyakan status pasien apakah ikut kepesertaan BPJS Kesehatan atau tidak, namun karena urusan kemanusiaan di mana pasien yang datang dengan kondisi urgen harus lebih diutamakan. Dan diketahui bahwa pasien penderita Lever tersebut memiliki BPJS Kesehatan mandiri, namun sudah tiga tahun menunggak.
Meskipun BPJS Kesehatan atas nama Marlon Sinaga tidak aktif karena sudah tiga tahun menunggak, namun pihak tenaga medis yang bertugas di rumah sakit tersebut memperlakukan pasien sama seperti pasien lainnya.
“Seandainya memang BPJS Kesehatannya tidak aktif ataupun tidak ada, kita tetap akan menolong pasien dan kita beri solusi ke pasien Unregister, cuma kita nanti akan koordinasi sama pimpinan kami,”kata salah seorang nakes yang bertugas pada malam itu.
Mendengarnya, keluarga pasien atas nama Marlon Sinaga pun berterimakasih atas pelayanan yang diberikan oleh RSUD dr Pirngadi Medan kepada mereka.
Afener Simarmata, selaku perwakilan keluarga mengaku awalnya sempat kebingungan untuk membawa keluarganya tersebut untuk dirawat kerumah sakit, sebab ketidakadaan biaya mereka. Sebab, sebelumnya ketika masih sehat, Marlon Purba hanya bekerja sebagai tukang becak dan istrinya bekerja diperusahaan sebagai buruh. Namun saat pandemi Covid19,  Liesda Simarmata (istri pasien) di PHK pihak perusahaan, sementara saat itu mereka masih sangat membutuhkan uang untuk menyekolahkan kedua putra dan putrinya.
“Itulah bg, saya kemarin bingung, istrinya itu kakak saya, dan tidak bekerja, sakit lagi suaminya, nggak tahu lagilah. Kalau selama.ini hanya berobat ke klinik karena biaya juga terbatas. Ada memang BPJS Kesehatan mereka tapi sudah tidak aktif sebab setelah tidak bekerja lagi kakak itu, BPJSnya langsung tidak dibiayai pihak perusahaan lagi sampai tiga tahun,”ujarnya.
Karena sudah buntu, kebetulan Afner adalah salah satu pengurus di Taruna Merah Putih Kecamatan Medan Helvetia, lantas menghubungi Ketua Taruna Merah Putih Kota Medan untuk dicarikan solusi.
“Ya, puji Tuhan, Pak Wong Chun Sen menyuruh agar saya membaca Pak Marlon Sinaga ke RSUD dr Pirngadi Medan agar dirawat dan diobati disana, meskipun saya sudah jelaskan ke ketua TMP Kota Medan yang juga anggota DPRD Kota Medan itu bahwa BPJS Kesehatannya ada tapi sudah tidak dibayar selama tiga tahun,”tambah nya.
Atas pelayanan dan bantuan dari Ketua TMP Kota Medan, keluarga Marlon Sinaga pun tidak lupa mengucapkan terimakasih atas kepeduliannya terhadap warga masyarakat yang tidak mampu. Keluarga Marlon Sinaga juga mengucapkan terimakasih terhadap pimpinan RSUD dr Pirngadi Medan, Suryadi Panjaitan yang juga peduli terhadap mereka mesikpun tidak secara langsung berhubungan dengan pihaknya.
“Semoga RSUD dr Pirngadi Medan tetap mendapat kepercayaan di hati kami warga masyarakat kota Medan yang kurang mampu,. Saya berharap semoga setelah dirawat di rumah sakit ini, penyakit keluarga saya itu dapat segera sembuh,”kata Afner Simarmata.(MR/Irwan)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.