oleh

Kondisi Kantor Camat Langsa Baro Sudah Sangat Parah

METRORAKYAT.COM, LANGSA ACEH – Kantor Pemerintahan Kecamatan Langsa Baro Kota Langsa, Provinsi Aceh, beralamat BTN ABRI Gampong Geudubang Aceh, kondisinya sudah rusak parah. Menurut pihak kecamatan sudah terjadi sejak tahun 2016 lalu, namun belum ada tanda – tanda untuk di perbaiki.

“Di setiap ruangan dan pondasi pembatas bangunan sudah retak. Kondisinya sudah rusak berat,” kata Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Sofyan Ridwan, Jum’at (19/11/2021).

Kondisi serupa juga terlihat di sekeliling pondasi pembatas, dan sudah terpisah dengan dinding. Di khawatirkan pihak kecamatan bila terjadi gempa bumi, dengan mudah ruangan kantor kecamatan Langsa Baro itu roboh.

“Kami khawatir, kalau terjadi gempa skala kecil atau besar. Bisa berpotensi roboh,” ujarnya.

Bangunan kantor pemerintahan itu berdiri setelah Kota Langsa mekar menjadi 5 Kecamatan yang sebelumnya 3 Kecamatan. Tidak hanya memprihatinkan di dalam ruangan saja, tapi di luar rungan hingga teras kantor mengalami nasib yang sama.

Atap pun sudah banyak yang rusak, begitu juga dengan plafon sudah banyak yang jebol dengan keadaan terkini tentu saja kantor pemerintahan itu tidak mungkin di rehab. Tapi harus ada bangunan baru, sebab bila direhabilitasi saja. Berkemungkinan bisa berpotensi membahayakan bagi petugas saat pelayanan publik saat jam kerja.

“Setiap sisi bangunan, mulai amblas. Lihat saja lantai depan kantor ruangan, sudah tak datar lagi. Tapi strukturnya sudah turun,” sebutnya.

Sebab itu, dia berharap adanya anggaran pembangunan kantor kecamatan di tahun 2022 nanti. Karena dengan amblasnya lantai, dan sekeliling ruangan sekatnya sudah terpisah akibat retak. Tentu saja, akan dapat memicu jatuh atau robohnya ruangan nantinya.

Sebab itu, kantor camat Langsa Baro butuh anggaran bangunan kantor. Bukan di rehab dengan kondisi terkini bangunan.

Pihak kecamatan lanjut Sekcam Sofyan Ridwan, telah mengusulkan anggaran pembangunan sudah beberapa kali, bahkan anggota DPRK Langsa tahun 2019 sudah pernah turun dan melihat kondisi kantor camat. Tapi belum terakomodir hingga kini.

“Kita akan mengusulkan kembali untuk pengganggaran di tahun 2022. Dan berharap anggota DPRK Langsa dapat memperjuangkan anggarannya,” tutup Sekcam.(MR/FAHRID)